TRIBUNMANADO.CO.ID - Komitmen Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling dalam memajukan olahraga daerah kembali ditunjukkan.
Kali ini, bantuan peralatan latihan disalurkan untuk cabang olahraga Kurash sebagai bagian dari persiapan menghadapi ajang PON Bela Diri 2026.
Jerry Waleleng menegaskan bantuan ini menjadi suntikan motivasi bagi para atlet Kurash Sulut yang tengah mematangkan persiapan menuju PON Bela Diri di Manado pada akhir Juli 2026.
“Ini bentuk perhatian dan komitmen langsung dari Pak Gubernur terhadap pembinaan olahraga di Sulut. Kami berharap bantuan ini dimanfaatkan sebaik mungkin untuk meningkatkan kualitas latihan dan daya saing atlet,” ujar Jerry Senin (16/2/2026).
Ia juga optimistis Kurash Sulut mampu memberikan hasil terbaik saat tampil di ajang nasional tersebut.
Menurutnya, dukungan sarana dan prasarana sangat berpengaruh terhadap performa atlet di arena pertandingan.
“Target kami jelas, tampil maksimal dan menyumbang prestasi bagi Sulawesi Utara. Dengan dukungan pemerintah, kami yakin atlet-atlet Kurash bisa bersaing bahkan meraih medali,” tambahnya.
Diketahui, sebagian besar dari delapan cabang olahraga yang akan berlaga di PON Bela Diri telah menerima bantuan perlengkapan dari Gubernur YSK sebagai bentuk keseriusan pemerintah provinsi dalam menyukseskan Sulut sebagai tuan rumah sekaligus berprestasi di kandang sendiri.
Diketahui, Pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri di Manado, Sulawesi Utara, akhirnya menemui titik terang.
Setelah melalui serangkaian peninjauan venue dan pertemuan intensif, KONI Pusat bersama KONI Sulut menyepakati sejumlah keputusan penting terkait pelaksanaan ajang olahraga nasional tersebut.
Keputusan itu dihasilkan dalam pertemuan krusial yang berlangsung di Ruang Rapat Sekretariat KONI Sulut, Jumat (23/1/2026).
Pertemuan dipimpin langsung Wakil Ketua Umum I KONI Pusat, Mayjen TNI (Purn) Suwarno, selaku Ketua Tim Monitoring, dan dihadiri jajaran pengurus KONI Sulut yang dikomandoi Ketua Umum Brigjen TNI (Purn) Jerry Waleleng.
Waleleng mengatakan dalam pertemuan tersebut disepakati bahwa PON Bela Diri tetap akan mempertandingkan delapan cabang olahraga.
"Cabang Yongmoodo yang sebelumnya sempat diwacanakan dicoret, dipastikan tetap masuk dalam daftar cabang yang dipertandingkan," jelasnya
Menurutnya, jadwal pelaksanaan PON Bela Diri juga mengalami penyesuaian. Jika sebelumnya direncanakan berlangsung pada Juni 2026, kini disepakati ajang tersebut akan digelar pada akhir Juli hingga awal Agustus 2026.
Dari sisi venue, seluruh pertandingan PON Bela Diri dipusatkan di Kompleks Gelanggang Olahraga Wolter Mongisidi, Sario, Manado.
"Tiga venue yang ditetapkan yakni Hall A, Hall B, serta Lapangan Tenis Indoor yang saat ini digunakan oleh Pertina Sulut," jelasnya
Katanya, dengan keputusan tersebut, tuan rumah Sulawesi Utara diminta segera melakukan perbaikan dan pembenahan menyeluruh terhadap ketiga venue agar memenuhi standar pelaksanaan event nasional.
"Kunjungan Tim KONI Pusat yang dijadwalkan kembali ke Jakarta pada Sabtu (24/1/2026) menjadi bukti keseriusan organisasi olahraga tertinggi di Indonesia itu untuk memberikan dukungan penuh kepada KONI Sulut," jelasnya
Dukungan tersebut diharapkan mampu memastikan pelaksanaan PON Bela Diri di Manado berjalan lancar dan sukses. (Ren)