TRIBUNSUMSEL.COM -- Berbuka puasa adalah hal yang paling membahagiakan bagi yang melaksanakan ibadah puasa, terutama puasa di bulan Ramadan.
Namun ada sunnah dan tata cara berbuka puasa yang jangan sampai dilupakan, agar menambah nikmatnya berbuka dan mendapat kebaikan di dalamnya.
Berikut penjelasan Ustadz Khalid Basalamah tentang sunnah berpuasa dan tata cara berbuka puasa sesuai sunnah yang dilakukan Nabi Muhammad SAW. Dikutip dari platform media sosial @khalidbasalamah.
Tata Cara berbuka puasa sesuai Sunnah, atau yang dilakukan teladan Nabi Muhammad SAW.
1. Menyegerakan berbuka puasa saat waktunya tiba, ketika azan maghrib berkumandang, tidak menunda-nunda, karena ini merupakan tanda kebaikan.
2. Saat berbuka, pertama membaca Bismillahirrahmanirrahim.
Diawali dengan memakan kurma basah dalam jumlah ganjil. Bila tidak ada kurma, dapat diganti dengan meminum beberapa teguk air putih, sebelum melaksanakan sholat maghrib.
3. Kemudian baru membaca doa berbuka puasa (setelah membatalkan puasa)
Bacaan doanya:
Dzahabazh zhima'u wabtallatil 'uruqu wa tsabatal ajru, insya Allah
Artinya: Telah hilang dahaga, telah basahlah kerongkongan, semoa ada pahala yang ditetapkan, jika Allah menghendaki (HR. Abu Daud No 2357. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan)
4. Hindari Kekenyangan
Berbuka secukupnya, tidak berlebihan atau tamak agar tetap ringan saat beribadah shalat maghrib.
Ustadz Khalid Basalah menekankan pentingnya mengikuti contoh Nabi agar ibadah puasa mendapatkan keutamaan yang sempurna.
Puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga mengamalkan sunnah Rasulullah.
Selain itu puasa juga melatih diri menahan nafsu lainnya, agar tercapai tujuan dari berpuasa yaitu meraih takwa.
BEBERAPA SUNNAH BERBUKA PUASA YANG JANGAN SAMPAI DILUPAKAN
1. Mengakhirkan sahur dan menyegerakan berbuka
Rasulullah SAW bersabda:
لَا يَزَالُ النَّاسُ بِخَيْرٍ مَا عَجَّلُوا الْفِطْرَ
"Manusia akan senantiasa dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka." (HR Bukhari: 1957 dan Muslim: 1098).
2. Selain itu, Rasulullah juga mengajarkan cara berbuka yang benar, yaitu dengan kurma basah (ruthab). Jika tidak ada, maka dengan kurma kering (tamar), dan jika tidak ada juga, maka dengan beberapa teguk air.
Setelah berbuka ringan, beliau melaksanakan shalat magrib terlebih dahulu sebelum menyantap makanan berat. Sunnah ini tidak hanya mendatangkan keberkahan, tetapi juga lebih menyehatkan bagi tubuh.
Oleh karena itu, marilah kita menghidupkan sunnah-sunnah puasa agar ibadah kita semakin sempurna dan bernilai pahala di sisi Allah.
Demikian Sunnah Berbuka Puasa dan Tata Caranya Jangan Sampai Dilupakan, Penjelasan Ustadz Khalid Basalamah. (lis/berbagai sumber)
Baca juga: Doa Mengawali Hari Senin Amalan Fatimah Az Zahra, Allahumma Inni As Aluka Quwwatan Fi Ibadatik
Baca juga: Waspada 10 Hal yang Dapat Mengurangi Kualitas Puasa Ramadhan, Nasihat Ustadz Firanda Andirja
Baca juga: Contoh Ucapan Selamat Menyambut Ramadan 2026 untuk Spanduk Bagi Kalangan Sekolah, Masjid & Instansi
Baca juga: 30 Contoh Ucapan Maaf Menjelang Ramadhan 1447 H untuk Dibagikan, Atas Nama Pribadi atau Keluarga