Saat Robert Alberts dan Darije Kalezic Tanpa Klub, PSM Makassar Paceklik Menang Era Tomas Trucha
Sudirman February 16, 2026 04:04 PM

TRIBUN-TIMUR.COM - PSM Makassar tak pernah menang di kandang lima laga terakhir.

Lima laga terakhir PSM Makassar di Stadion BJ Habibie melawan Persebaya Surabaya, Malut United, Bali United, Semen Padang, dan Dewa United.

PSM Makassar vs Persebaya Surabaya 1-1, PSM Makassar vs Malut United 0-1, PSM Makassar vs Bali United 0-2, PSM Makassar vs Semen Padang 0-0, dan PSM Makassar vs Dewa United 0-2.

Padahal PSM Makassar merupakan tim yang disegani jika bermain di markasnya.

Namun beda saat PSM Makassar saat dilatih Robert Alberts dan Darije Kalezic.

Saat ini merupakan era Tomas Trucha.

Baca juga: Saatnya Evaluasi Tomas Trucha? Intip Statistik Buruk PSM Makassar saat Kalah dari Dewa United

Suporter PSM Makassar mulai gerah dengan kekalahan PSM Makassar.

Pengamat Sepak Bola Assegaf Razak menyebut, pelatih Tomas Trucha bersama pemain PSM Makassar patut diberi warning dan dievaluasi. 

Khawatirnya kalau tak diingatkan, mereka tak terbebani.

 “Diberikan warning, jangan seenaknya. Kalah harus ada tanggung jawab (pelatih dan pemain),” sebutnya saat dihubungi Tribun-Timur.com, Minggu (15/2/2026). 

Assegaf juga mendorong peran manajemen di situasi sulit seperti ini. Manajemen wajib hadir memberikan motivasi. 

“Peran manajemen sangat penting, bukan hanya pelatih. Manajemen perlu memotivasi pemain bangkit,” tegas mantan Pelatih PSM Makassar ini.

Dilansir transfermark, ada dua mantan pelatih PSM Makassar kini menganggur.

Keduanya Robert Alberts dan Darije Kalezic.

Robert Alberts melatih PSM Makassar 2017 / 2028 dan 2018 / 2019.

Musim 2017 / 2018, Robert Alberts membawa PSM Makassar runner up.

Namun 2018 / 2019, ia mengundurkan diri dengan alasan kesehatan.

Setelah Robert Alberts mundur, Darije Kalezic, ditunjuk menjadi pelatih baru PSM Makassar.

PSM Makassar di bawah arahan Darije berhasil menjuarai Piala Indonesia 2018/19 dan menembus semifinal zona ASEAN Piala AFC 2019.

Namun Juku Eja melempem di Shopee Liga 1 2019 dengan berada diperingkat ke-10 hingga pekan ke-33.

Darije Kalezic kemudian menyampaikan salah perpisahan saat sesi jumpa pers di Media Center Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Sabtu (14/12/19).

Saat itu, PSM Makassar akan melawan PSS Sleman pekan ke-33 Liga 1.

Profil Darije Kalezic

Dipercaya menakhodai PSM Makassar pada musim 2019, Darije Kalezic mempersembahkan gelar juara Piala Indonesia setelah menang di final atas Persija Jakarta.

Pada musim 2020, Darije Kalezic pun dipercaya menjadi pelatih tim junior salah satu klub raksasa Belanda, Ultrech.

Ia dipercaya mengarsiteki Young Ultrech dengan kontrak 3 tahun.

Di tim muda Ultrech, Darije Kalezic sempat melatih pemain Timnas Indonesia Bagus Kahfi serta Ivan Jenner.

Memasuki musim 2023, Darije Kalezic medapat tawaran melatih klub Eerste Divisie atau Liga 2 Belanda, Ado Den Haag.

Menariknya, Ado Den Haag merupakan klub yang juga dibela bintang Timnas Indonesia Rafael Struick.

Diketahui Rafael Struick merupakan pemain naturalisasi yang kini resmi menjadi bagian dari skuad Timnas Indonesia.

Pemain berusia 20 tahun ini memulai debutnya bersama Timnas Indonesia di laga FIFA Matchday kontra Palestina.

Rafael Struick yang berposisi sebagai penyerang juga diturunkan saat Timnas Indonesia menghadapi Argentina.

Tentu menarik ditunggu, kiprah dari Darije Kalezic yang akan menjadi mentor Rafael Struick di Ado Den Haag.

Data Diri

Nama lengkap: Darije Kalezic

Tanggal lahir: 1 November 1969 (49)

Tempat lahir: Pfaffikon, Swiss

Tinggi: 1.84 m (6 ft 0 in)

Posisi saat bermain: Defender

Karier Senior

1987–1994 FK Velez Mostar ? (?)

1994–1995 FC Den Bosch 19 (0)

1995–2002 RKC Waalwijk 118 (3)

2002–2003 FK Velez Mostar 27 (0)

2003–2004 AGOVV Apeldoorn 32 (1)

2004–2006 De Graafschap 24 (1)

Karier Manajer

2006–2008 De Graafschap (reserve/youth)

2008–2009 De Graafschap (assistant)

2009–2011 De Graafschap

2011 Zulte Waregem

2013 Stockport County

2013–2015 Jong PSV

2015–2016 Roda JC Kerkrade

2016 Al-Taawoun

2017–2018 Wellington Phoenix

Robert Alberts

Robert Alberts merupakan pelatih sepak bola profesional kelahiran Amsterdam, Belanda pada 14 November  1954.

Mulanya, Robert Alberts memulai langkahnya sebagai pemain sepak bola.

Klub pertama yang dibelanya adalah Ajax Amsterdam pada 1 Juli 1973 silam.

Kemudian, Robert Alberts memutuskan untuk gantung sepatu sebagai pemain sepak bola pada 1 Januari 1984.

Klub Hittraps IK menjadi pelabuhan terakhirnya sebagai seorang pemain.

Robert Alberts mengawali karier kepelatihannya pada 1 Januari 1992.

Klub pertama yang diasuhnya adalah Kedah FA.

Robert Alberts mengepakkan sayapnya sebagai pelatih di berbagai klub di negara yang berbeda.

Pada 2009, Robert Alberts mulai masuk ke dunia sepak bola Indonesia.

Beberapa klub di Indonesia yang telah diasuh Robert Alberts antara lain, Arema FC, PSM Makassar, dan Persib Bandung.

Riwayat Robesrt Alberts pada masing-masing klub tersebut sukses membuahkan hasil yang cemerlang.

Diketahui, Robert Alberts berhasil membawa Arema FC menjadi jawara di Indonesia Super League pada musim 2009/2010 silam.

Melihat berbagai pengalaman yang telah dicatatkan Robert Alberts menjadikannya salah satu opsi pengganti Wagner Lopes untuk memimpin PSS Sleman.

Biodata Robert Alberts

Nama lengkap                             : Robert René Alberts

Tempat lahir                                : Amsterdam, Belanda

Tanggal lahir/Umur                    : 14 November 1954 (69 tahun)

Kewarganegaraan                       : Belanda

Periode rataan sebagai pelatih : 2,23 tahun

Lisensi kepelatihan                     : Lisensi Pro UEFA

Klub saat ini                                 : Tanpa klub

Formasi yang disukai                  : 4-3-3

Sejarah Kepelatihan Robert Alberts

Pelatih Kepala Kedah FA : 1 Januari 1992 - 31 Desember 1995

Pelatih Kepala Tiong Bahru United : 1 Januari 1996 - 14 Agustus 1998

Pelatih Kepala Home United : 15 Agustus 1998 - 31 Desember 2001

Kepala Pelatihan Akademi : 1 Januari 2002 - 31 Desember 2003

Pelatih Kepala South Korea U15 : 1 Januari 2004 - 31 Desember 2004

Pelatih Kepala Korsel U16 : 1 Januari 2004 - 31 Desember 2004

Pelatih Kepala Korsel u17 : 1 Januari 2004 - 31 Desember 2004

Pelatih Kepala Sarawak FA : 1 Januari 2008 - 30 Juni 2009

Pelatih Kepala Arema : 1 Juli 2009 - 30 Juni 2010

Pelatih Kepala PSM Makassar : 1 Juli 2010 31 Desember 2010

Pelatih Kepala Sarawak FA : 1 Januari 2011 - 1 Desember 2015

Pelatih Kepala PSM Makassar : 1 Juni 2016 - 12 Januari 2019

Pelatih Kepala Persib Bandung : 3 Mei 2019 - 10 Agustus 2022.

Riwayat Transfer Robert Alberts Sebagai Seorang Pemain Sepak Bola

Ajax Amsterdam : 1 Juli 1973

Whitecaps : 1 Juli 1975

ASM Football : 1 Januari 1976

Whitecaps : 1 Juli 1976

Raa IF : 1 Januari 1977

Hittarps IK : 1 Januari 1978

Pensiun : 1 Januari 1984.

Prestasi Robert Alberts

Juara Home United 1998-1999

Juara Home United 1999-2000

Juara Home United 2000-2001

Indonesia Super League 2009-2010.

 

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.