Tiga Ruas Jalan Provinsi di Bengkulu Selatan Masuk Prioritas Pembangunan 2026
Hendrik Budiman February 16, 2026 05:48 PM

 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Nur Rahma Sagita

TRIBUNBENGKULU.COM, Bengkulu Selatan – Sebanyak tiga ruas jalan provinsi di Bengkulu Selatan masuk dalam daftar prioritas pembangunan infrastruktur tahun 2026.

Wakil Bupati Bengkulu Selatan, Yevri Sudianto mengungkapkan, pihaknya telah berkunjung ke Dinas PUPR Provinsi Bengkulu dan diterima langsung oleh Sekretaris Bidang Perencanaan guna mempertanyakan rencana pembangunan infrastruktur di Bengkulu Selatan.

“Saya mempertanyakan alokasi pembangunan infrastruktur di Bengkulu Selatan. Hasil komunikasi tersebut, pada tahun 2026 ada beberapa titik yang akan mendapatkan pembangunan dari Pemerintah Provinsi Bengkulu, khususnya jalan,” ujar Yevri kepada TribunBengkulu.com, Senin (16/2/2026).

Adapun tiga ruas yang akan dibangun yaitu Jembatan Cinto Mandi, Jalan Kompi menuju Kembang Manis, serta Kembang Seri menuju Simpang Pino.

Baca juga: Akibat Abaikan Keselamatan, 320 Pelanggar Terekam ETLE Saat Operasi Nala 2026 di Bengkulu Selatan

Ketiga ruas tersebut telah terkonfirmasi oleh Dinas PUPR Provinsi Bengkulu.

“Karena ini merupakan ranah provinsi, maka menurut pemerintah provinsi, tiga ruas ini menjadi prioritas. Untuk APBD Bengkulu Selatan tidak mengalokasikan pembangunan tersebut karena menjadi kewenangan APBD Provinsi Bengkulu,” ungkap Yevri.

Dengan adanya rencana pembangunan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan sangat berharap realisasi dapat dilakukan pada tahun 2026.

Hal ini mengingat kondisi ruas jalan yang sudah mengalami kerusakan dan berlubang.

Sudah Rusak dan Sering Sebabkan Lakalantas

Selain itu, berdasarkan informasi yang diterima TribunBengkulu.com, Jembatan Cinto Mandi sebelumnya mengalami kerusakan.

Meskipun menjadi kewenangan provinsi, pemerintah kabupaten turut melakukan perbaikan karena masuk dalam program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati.

Dengan demikian, perbaikan sejumlah jembatan gantung telah selesai dilakukan tanpa melihat status kewenangan, baik milik provinsi maupun daerah.

Selain itu, untuk jalan yang rusak ini juga sebagian sudah berlubang dan sering menyebabkan lakalantas saat melewatu jalan yang telah rusak tersebut.

“Kami sangat berharap pembangunan ini dapat segera terealisasi karena sangat mendesak. Sudah ada kejadian kendaraan yang terperosok di jembatan, dan kondisi jalan juga banyak menyebabkan kecelakaan lalu lintas,” tegas Yevri.

Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan juga menyampaikan apresiasi apabila pembangunan tiga ruas jalan tersebut dapat terealisasi pada tahun 2026.

Perbaikan akses jalan tersebut diyakini akan memperlancar mobilitas masyarakat.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.