Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Seluruh madrasah hingga pegawai Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu menggelar kegiatan bersih-bersih masjid menjelang ramadan 1447 Hijriah atau 2026.
Kegiatan ini dilakukan secara nasional, termasuk di Provinsi Bengkulu, yang dipusatkan dk Masjid Jamik, Kota Bengkulu, pada Senin (16/2/2026).
Kegiatan itu dimulai pukul 06.30 WIB, dimana seluruh pegawai Kemenag dan pengurus Masjid Jamik bergotong-royong membersihkan masjid.
Mulai dari halaman masjid, pegawai kemenag membersihkan saluran air, daun-daun yang gugur dari pohon jengkol, rating pohon yang sudah panjang dirapikan.
Lalu di dalam masjid, dibersihkan karpet-karpet hingga langit-langit masjid dari sarang laba-laba.
Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu, Saefudin mengatakan, Gerakan Bersama (GEBER) Bersih-bersih Masjid (BBM) secara serentak di 234 masjid se-Provinsi Bengkulu.
“Kegiatan ini dilakukan secara nasional di seluruh Indonesia, termasuk di Bengkulu diikuti seluruh satler Kanwil Kemenag di Kabupaten dan Kota,” ungkap Saefudin dalam sambutan nya di Masjid Jamik, Kota Bengkulu, Senin (16/2/2026) pukul 06.47 WIB.
Sebanyak 128 masjid ikut dibersihkan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) di Kecamatan, 96 masjid dibersihkan dilingkungan madrasah negeri maupun swasta seperti MIN, MTsN, dan MAN, serta 10 masjid lainnya berada di lingkungan Kantor Kemenag kabupaten dan kota se-Provinsi Bengkulu.
Aksi bersih-bersih masjid ini tak hanya berfokus pada kebersihan fisik semata saja.
Baca juga: 234 Masjid di Bengkulu Siap Jadi Tempat Singgah Pemudik Saat Ramadan
Kegiatan ini juga bertujuan membangun semangat gotong royong dan kepedulian bersama dalam memakmurkan rumah ibadah.
“Masjid harus dalam kondisi bersih dan nyaman agar masyarakat dapat beribadah dengan khusyuk selama Ramadan. Sekaligus bisa menjadi rest area bagi jemaah,” jelas Saefudin.
Dengan pelaksanaan serentak di ratusan masjid, diharapkan seluruh rumah ibadah di Bengkulu siap menyambut Ramadan dalam kondisi bersih, nyaman, dan kondusif.
Saefudin yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Balai Diklat Keagamaan Palembang itu menegaskan, gerakan ini merupakan bentuk aksi nyata dan komitmen pelayanan Kemenag kepada masyarakat.
“Dari kegiatan ini merupakan salah satu komitmen Kemenag dalam memberikan pelayanan ke masyarakat,” tutup Saefudin.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pelaksana Tugas Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil, Kepala Kemenag Kota Bengkulu, para Kepala Bidang, Ketua Tim Kerja, serta jajaran ASN Kanwil dan Kemenag Kota Bengkulu.