Mojoroto Night Culture Hidupkan Malam Kediri, UMKM dan Seni Lokal Tampil Bersama
Sri Wahyuni February 16, 2026 05:50 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Suasana malam di Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, tampak semarak lewat gelaran Mojoroto Night Culture yang digelar di halaman Kantor Kecamatan Mojoroto, Minggu (15/2/2026). 

Kegiatan ini menghadirkan perpaduan hiburan, ekonomi kreatif, dan pelayanan publik dalam satu ruang terbuka yang dipadati warga.

Berbagai stan UMKM, panggung seni, hingga layanan administrasi kependudukan menjadi daya tarik utama acara tersebut.

Mojoroto Night Culture menampilkan produk unggulan pelaku usaha lokal, pertunjukan campursari, pentas tari, pameran barang antik, serta layanan administrasi kependudukan bagi masyarakat. 

Antusiasme pengunjung terlihat dari ramainya area stan dan panggung hiburan sejak sore hingga malam.

Kegiatan ini menjadi ruang interaksi warga sekaligus ajang promosi produk dan budaya lokal.

Acara ini dinilai sebagai upaya menghadirkan ruang ekonomi dan budaya berbasis masyarakat.

Festival malam tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi melalui transaksi UMKM dan aktivitas komunitas seni. 

Kehadiran berbagai unsur masyarakat menunjukkan kuatnya kolaborasi dalam menghidupkan ruang publik di tingkat kecamatan.

Baca juga: Di Tengah Pemangkasan Dana Desa, Kepala Desa Trenggalek Bentuk PKDI Perkuat Solidaritas

Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin Toha menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Mojoroto Night Culture. 

Ia menilai kegiatan ini menjadi wujud nyata semangat gotong royong, kreativitas, dan keberanian masyarakat menghadirkan ruang ekonomi serta budaya. 

"Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kecamatan Mojoroto yang telah menggagas kegiatan ini. Lebih dari sekadar festival, ini adalah wujud nyata semangat gotong royong, kreativitas, dan keberanian menghadirkan ruang ekonomi dan budaya di tengah masyarakat," katanya.

Menurutnya, pasar rakyat dan festival malam seperti ini menjadi denyut nadi ekonomi masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, UMKM dapat berkembang, kreativitas anak muda tersalurkan, dan budaya lokal tampil lebih percaya diri di ruang publik. 

"Di sinilah UMKM tumbuh, kreativitas anak-anak muda muncul, dan budaya lokal tampil dengan percaya diri," terangnya.

Ia menambahkan, kegiatan semacam ini memiliki peran strategis dalam mendukung pengembangan Kediri City Tourism. 

Konsep pariwisata tidak hanya berkaitan dengan destinasi, tetapi juga pengalaman dan identitas daerah yang dapat dirasakan pengunjung. 

"Festival seperti ini memiliki makna strategis dalam mendukung Kediri City Tourism, bukan hanya tentang tempat wisata, tetapi tentang experience, suasana, cerita, dan identitas," jelasnya.

Baca juga: Jam Kerja ASN Pemkot Blitar Berkurang 5 Jam dalam Seminggu Selama Ramadan

Kegiatan Mojoroto Night Culture diharapkan dapat menjadi agenda rutin yang masuk dalam kalender event Kota Kediri. 

Konsistensi penyelenggaraan dinilai mampu menarik minat masyarakat luar daerah untuk datang dan menikmati suasana malam budaya di Mojoroto. 

"Harapannya kegiatan ini bisa terus berlanjut dan menjadi agenda tahunan yang dinantikan masyarakat," tuturnya.

Selain itu, pelaku UMKM didorong untuk terus meningkatkan kualitas produk, kebersihan, kemasan, serta pelayanan kepada pengunjung. 

Para seniman dan komunitas juga diminta untuk terus berinovasi agar acara serupa semakin berkembang dan memiliki daya tarik lebih luas. 

"Terus tingkatkan kualitas produk dan pelayanan. Kepada para seniman dan komunitas, teruslah berkarya dan berinovasi," ungkapnya.

Melalui kolaborasi antara masyarakat, pelaku usaha, dan pemerintah, Mojoroto Night Culture diharapkan mampu menjadi identitas baru bagi kawasan tersebut. 

Kegiatan ini bukan hanya menjadi hiburan akhir pekan, tetapi juga momentum kebangkitan ekonomi lokal dan penguatan budaya di tengah masyarakat. 

"Mari kita jadikan malam ini bukan hanya hiburan, tetapi momentum kebangkitan ekonomi dan identitas budaya Mojoroto," ujarnya.

(Luthfi Husnika/TribunMataraman.com)

Editor : Sri Wahyunik

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.