BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMPIT – Seorang nelayan Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, berinisial TSM (59) nyaris saja merenggung nyawanya.
Saat mencari udang di Muara Sungai Babaung, Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng), warga Babaung ini diserang oleh seekor buaya.
Korban sempat diserat sang predator ke air. Namun, korban berhasil melepaskan diri dan menyelamatkan diri ke darat
Meski lepas dari maut, gigitan buaya membuat tangan kirinya pun robek.
Baca juga: Buaya Sepanjang Empat Meter Naik ke Darat di Pulau Panci Kotabaru, Warga Ramai-ramai Usir ke Sungai
Serangan buaya yang dialani TSM ini terjadi Jumat, 13 Februari 2026 sekitar pukul 08.00 Wita.
Kapolres Kotawaringin Timur AKBP Resky Maulana Zulkarnain, melalui Kasi Humas Polres Kotim AKP Edy Wiyoko menjelaskan, laporan kejadian pertama kali diterima personel Polsek Pulau Hanaut dari Kepala Desa Babaung berinisial BHR (35).
“Personel menerima laporan adanya warga Desa Babaung yang diterkam buaya saat mencari udang di muara sungai,” ujar Edy, Senin (16/2/2026).
Dari keterangan yang dihimpun polisi, kejadian bermula ketika korban bersama seorang saksi berinisial OSO mencari udang di muara Sungai Babaung Besar.
Saat itu korban turun ke sungai, sekitar lima meter dari tepi, menggunakan alat tangkap tradisional berupa sungkur yang terbuat dari potongan bambu menyilang.
Tanpa diduga, seekor buaya tiba-tiba muncul dan menerkam korban. Gigitan buaya mengenai alat tangkap udang sekaligus tangan kiri korban.
Namun kondisi tersebut justru membuat rahang buaya tersangkut pada alat bambu sehingga hewan itu tidak leluasa melakukan gerakan memutar untuk menyeret korban ke dalam air.
Dalam situasi panik, korban berusaha melawan. Ia memukul kepala buaya dengan tangan kanan kosong hingga akhirnya gigitan terlepas. Korban kemudian segera menyelamatkan diri dan naik ke daratan.
Baca juga: Buaya Sambar Warga di Desa Pantai Kotabaru, Korban Sempat Berjibaku Selamatkan Diri
Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka robek pada tangan kiri dan harus mendapatkan lima jahitan. Saat ini korban masih menjalani perawatan.
Polsek Pulau Hanaut mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sungai agar meningkatkan kewaspadaan.
“Kami mengingatkan warga agar lebih berhati-hati dan waspada terhadap keberadaan buaya demi keselamatan,” pungkas Edy.