Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili atau Imlek 2026 dengan shio Kuda Api berlangsung khidmat di Vihara Thay Hin Bio, Bandar Lampung, Senin (16/2/2026).
Sejak siang hari, puluhan hingga ratusan umat keturunan Tionghoa tampak silih berganti datang untuk beribadah dan memanjatkan doa menyambut pergantian tahun.
Salah satu pengurus vihara, Marto, mengatakan, puncak kepadatan jemaat terjadi pada sore hingga malam hari.
“Dari siang sudah mulai ramai, tapi puncaknya sekitar pukul 17.00 WIB sampai malam. Jemaat datang silih berganti untuk sembahyang,” ujarnya.
Baca Juga Imlek 2026 di Lampung, Barongsai Bakal Meramaikan Pusat Perbelanjaan
Menurut Marto, perayaan Imlek tahun ini berjalan tertib dan lancar.
Para jemaat memanfaatkan momentum tersebut untuk berdoa demi keselamatan, kesehatan, dan kelancaran usaha di tahun yang baru.
Pantauan di lokasi, area vihara dipenuhi aroma dupa, lilin merah, serta hiasan khas Imlek.
Umat terlihat khusyuk melakukan sembahyang di altar utama maupun di beberapa titik persembahyangan yang tersedia.
Salah seorang jemaat, Dewita (28), berharap tahun Kuda Api membawa kedamaian dan keselamatan bagi masyarakat.
“Harapannya tahun Kuda Api ini aman-aman saja, tidak ada bencana. Kalau dilihat, Kuda Api identik dengan panas, maka harus kita imbangi dengan kesejukan hati dan pikiran. Semoga kita selalu diberi kebahagiaan,” tuturnya.
Ia juga berharap di tahun baru ini kehidupan masyarakat semakin rukun, damai, dan sejahtera.
Selain sebagai momen spiritual, perayaan Imlek di Vihara Thay Hin Bio juga menjadi ajang silaturahmi antarumat.
Banyak jemaat yang datang bersama keluarga untuk berdoa sekaligus merayakan kebersamaan.
Pengurus vihara memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan dengan tertib, dibantu relawan dan petugas keamanan demi kenyamanan para jemaat.
Dengan semangat Tahun Kuda Api, umat keturunan Tionghoa di Bandar Lampung berharap tahun 2026 menjadi tahun penuh energi positif, keberkahan, serta terhindar dari berbagai musibah.
(Tribunlampung.co.id/Riyo Pratama)