Bintang NBA Masuk Debat GOAT, Giannis Pilih Ronaldo Ketimbang Messi: Soal Mentalitas dan Kerja Keras
Muhammad Nursina Rasyidin February 16, 2026 06:30 PM

TRIBUNNEWS.COM - Perdebatan antara dua megabintang sepakbola, Lionel Messi vs Cristiano Ronaldo belum juga usai, bahkan ketika keduanya sudah memasuki fase akhir karier. 

Di tengah diskusi soal siapa yang layak disebut GOAT (Greatest of All Time), satu suara menarik datang dari dunia basket, dilontarkan oleh bintang NBA (National Basketball Association) yang membela Milwaukee Bucks, Giannis Antetokounmpo.

Giannis ini bukan sosok sembarangan. Juara NBA, MVP liga, dan wajah utama Milwaukee Bucks itu adalah salah satu pemain paling dominan dalam satu dekade terakhir. 

Dengan postur 211 cm dan gaya bermain eksplosif, ia kerap disebut sebagai generasi penerus legenda seperti Michael Jordan dan LeBron James dalam perbincangan GOAT basket.

Tumbuh besar di Yunani, Giannis dikenal sebagai penggemar sepak bola. Ia mengikuti perkembangan olahraga tersebut dan bahkan memiliki keterlibatan profesional sebagai pemilik saham klub MLS Nashville SC. 

Kedekatannya dengan sepak bola membuatnya tak asing dengan rivalitas panjang antara Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.

Messi kini masih bersinar bersama Inter Miami di MLS, sementara Ronaldo tetap menjadi sorotan di Al-Nassr. 

Keduanya sudah mendominasi sepak bola dalam kurun dua dekade, memecahkan rekor demi rekor dan mengoleksi trofi bergengsi.

MILWAUKEE, WISCONSIN - 20 JULI: Giannis Antetokounmpo #34 dari Milwaukee Bucks menembak melewati Mikal Bridges #25 dari Phoenix Suns di Game Enam pada Final NBA 2021 di Fiserv Forum pada 20 Juli 2021 di Milwaukee, Wisconsin.
MILWAUKEE, WISCONSIN - 20 JULI: (Foto Arsip 2021) Giannis Antetokounmpo #34 dari Milwaukee Bucks menembak melewati Mikal Bridges #25 dari Phoenix Suns di Game Enam pada Final NBA 2021 di Fiserv Forum pada 20 Juli 2021 di Milwaukee, Wisconsin. (POOL / GETTY IMAGES AMERIKA UTARA / GETTY IMAGES VIA AFP)

Baca juga: Legenda AC Milan Memilih Lionel Messi, Cristiano Ronaldo Sebatas Hebat Bukan Jenius

Messi Talenta Murni, Ronaldo Cerminan Diri

Berbicara pada Media Day NBA All-Star, Giannis memberikan pandangan yang cukup seimbang. 

Ia menyebut Messi sebagai talenta murni, pemain dengan bakat alami luar biasa yang dipadukan dengan kerja keras dan konsistensi di level tertinggi. 

Bahkan menurutnya, Messi yang telah mendapatkan trofi Piala Dunia ini disebutnya mungkin adalah pemain terbaik sepanjang masa.

"Saya pikir Messi adalah bakat murni. Bakat murni, dan dengan kerja keras dan disiplin sepanjang karirnya dan konsistensi berada di puncak. Dia mungkin, mungkin, pemain terbaik sepanjang masa," buka Giannis, dilansir Fox News.

Namun ketika ditanya siapa yang lebih ia rasakan “mirip” dengannya, Giannis tanpa ragu menyebut Ronaldo. 

Alasannya bukan sekadar prestasi berupa trofi piala atau gelar individu, melainkan mentalitas. 

Ia merasa lebih dekat dengan sosok yang membangun reputasi lewat disiplin, kerja keras, menjaga kondisi tubuh, dan konsistensi hingga usia 41 tahun.

“Tapi saya lebih relate dan dekat dengan orang-orang yang mirip dengan saya, seperti kerja keras, disiplin, merawat tubuh, dan konsisten selama bertahun-tahun. Dia sekarang berusia 41 tahun, kan? 41 tahun, masih bermain di level tinggi, jadi mindset saya lebih dekat dengan Cristiano Ronaldo," ujar Giannis.

Giannis menilai dirinya bukan tipe pemain flamboyan. Ia lebih melihat kesamaan dalam dedikasi dan dorongan untuk terus berkembang—nilai yang menurutnya sangat identik dengan Ronaldo. 

Baginya, memilih antara Messi atau Ronaldo adalah soal preferensi, tetapi secara karakter dan pola pikir, ia merasa lebih merepresentasikan Ronaldo.

"Orang yang berbeda, dia lebih mencolok dari saya dan saya tidak seperti itu. Tetapi ketika datang ke permainan, cinta dan konsistensi dan kerja keras dan, Anda tahu, mendorong amplop dan terus menjadi lebih baik, saya lebih mirip dengan Ronaldo.

"Jadi ketika Anda menanyakan pertanyaan itu, saya mengatakan Ronaldo tetapi sekarang jika Anda menempatkan mereka, siapa yang telah mencapai lebih banyak dalam karir mereka; delapan Ballon d'Or, lima Ballon d'Or, Piala Dunia, bukan Piala Dunia, lima Liga Champions, empat Liga Champions, itu yang Anda sukai," kata dia.

AKSI RONALDO - Pemain Al Nassr asal Portugal, Cristiano Ronaldo, dalam pertandingan pekan ke-16 Liga Arab Saudi kontra Al Shabab di Stadion Al-Awwal pada Minggu (18/1/2026) dini hari WIB. (Twitter Al Nassr - 18/1/2026) 
AKSI RONALDO - Pemain Al Nassr asal Portugal, Cristiano Ronaldo, dalam pertandingan pekan ke-16 Liga Arab Saudi kontra Al Shabab di Stadion Al-Awwal pada Minggu (18/1/2026) dini hari WIB. (Twitter Al Nassr - 18/1/2026)  (Al Nassr)

Ingin Selevel Perdebatan Jordan vs Giannis

Menariknya, Giannis juga menyampaikan ambisi pribadinya. 

Ia berharap suatu hari nanti orang akan memperdebatkan “Michael Jordan atau Giannis?” seperti halnya Messi vs Ronaldo. 

Menurutnya, ketika nama sudah masuk dalam diskusi GOAT, itu berarti karier telah mencapai level tertinggi.

"Hal terpenting, begitu Anda sampai pada titik di mana Anda mengatakan Messi atau Ronaldo, Anda sudah menang. Saya ingin sampai pada titik di mana mereka mengatakan [Michael] Jordan atau Giannis, saya sudah menang dalam hidup," kata dia.

Pernyataan tersebut menunjukkan betapa besar standar yang ia pasang untuk dirinya sendiri—standar yang selaras dengan mentalitas kompetitif ala Ronaldo.

MESSI GOLDEN BOOT - Pemain Inter Miami asal Argentina, Lionel Messi, memperoleh penghargaan Golden Boot pada musim Major League Soccer (MLS) 2025 pada Sabtu (25/10/2025). (Instagram Miami - 25/10/2025)
MESSI GOLDEN BOOT - Pemain Inter Miami asal Argentina, Lionel Messi, memperoleh penghargaan Golden Boot pada musim Major League Soccer (MLS) 2025 pada Sabtu (25/10/2025). (Instagram Miami - 25/10/2025) (Instagram.com/intermiamicf)

(Tribunnews.com/Tio)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.