Laporan Wartawa TribunSolo.com, Anang Ma'ruf
TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Prestasi membanggakan ditorehkan RSUD Ir. Soekarno Sukoharjo.
Untuk kali pertama, rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Sukoharjo itu meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).
Penghargaan tersebut diberikan dalam ajang SAKIP dan Zona Integritas Award 2025 yang digelar di Jakarta, Rabu (11/2/2026) lalu.
Penghargaan diserahkan langsung kepada Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Ir. Soekarno, Henny Puspitosari Utami, didampingi Sekretaris Daerah Sukoharjo, Abdul Haris Widodo.
Inspektur Pembantu Khusus Inspektorat Daerah Sukoharjo, Untung Priyanto, menyampaikan predikat WBK merupakan bentuk pengakuan atas komitmen nyata instansi pemerintah dalam mencegah korupsi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Baca juga: Pemkab Sukoharjo Fokus Perbaikan Jalan di Empat Titik, Gelontorkan Dana Rp 40,39 Miliar!
“Esensi dari predikat WBK untuk meningkatkan kapasitas dan akuntabilitas organisasi, mewujudkan pemerintah yang bersih dari korupsi, serta meningkatkan mutu pelayanan publik,” terangnya, Senin (16/2/2026).
Sebagai informasi, Pemkab Sukoharjo pada tahun 2025 mengusulkan 20 unit kerja untuk mengikuti penilaian Zona Integritas-WBK.
Setelah melalui proses evaluasi internal oleh Inspektorat Daerah dan Bagian Organisasi Setda Sukoharjo, tiga unit dinyatakan lolos ke tahap lanjutan, yakni RSUD Ir. Soekarno, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Sukoharjo, serta Puskesmas Bendosari.
Namun, dari ketiga unit tersebut, hanya RSUD Ir. Soekarno yang berhasil meraih predikat WBK dari KemenPAN-RB.
Sementara itu, Plt Direktur RSUD Ir. Soekarno, Henny Puspitosari Utami, menyebut capaian tersebut menjadi tonggak sejarah bagi rumah sakit daerah itu.
“Pencapaian predikat WBK bukan tujuan akhir, melainkan awal dari proses menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBK),” ujarnya.
Penghargaan ini sekaligus menjadi bukti reformasi birokrasi dan peningkatan pelayanan publik di Kabupaten Sukoharjo terus berjalan, dengan integritas sebagai fondasi utama.
Baca juga: Bupati Etik Suryani Sidak SMPN 2 Mojolaban Sukoharjo, Pastikan Guru Tak Membolos Lagi
(*)