TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Perajin sandal dan sepatu rumahan asal Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, Provinsi Banten Herman Mulyono, terus mempertahankan usahanya yang telah dirintis sejak 2011.
Carenang adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Serang, Provinsi Banten.
Kecamatan ini terletak di bagian utara Kabupaten Serang, wilayah ini memiliki pusat pemerintahan di Desa Paninjoan dan terbagi menjadi delapan desa, yaitu Mandaya, Teras, Walikukun, Paninjoan, Mekarsari, Pamanuk, Carenang, dan Ragasmasigit.
Menjelang bulan suci Ramadan hingga idul fitri, Herman kini memfokuskan produksi pada pembuatan sandal yang dinilai memiliki permintaan lebih tinggi.
Dalam satu hari, Herman mampu memproduksi sekitar lima pasang sandal atau sepatu, bahkan lebih, tergantung kondisi bahan dan pesanan.
Produk buatannya dijual dengan harga bervariasi, mulai dari Rp150 ribu hingga Rp200 ribu per pasang, menyesuaikan bahan yang digunakan serta tingkat kesulitan pengerjaan.
"Kalau proses pembuatan sebenarnya tidak ada kesulitan. Paling yang berat itu di pemasaran," ujar Herman, Senin, (16/2/2026).
Baca juga: Vihara Avalokitesvara Kota Serang Banten Mulai Dikunjungi Umat Konghucu Sambut Tahun Baru Imlek 2577
Selama ini, kata Herman, pemasaran produk masih dilakukan secara sederhana, yakni dari mulut ke mulut dan berkeliling menawarkan ke kenalan atau pelanggan lama.
Keterbatasan modal membuat Herman belum memiliki merek dagang resmi, sehingga belum berani memasarkan produknya melalui media sosial maupun ke toko-toko besar.
Untuk modal produksi, Herman menjelaskan bahwa satu lembar bahan kulit dapat menghasilkan sekitar 30 pasang sandal.
Dari penjualan tersebut, keuntungan bersih yang diperoleh berkisar antara Rp700 ribu hingga Rp1 juta.
"Pernah ditawarkan ke toko-toko, tapi karena belum ada merek, dan biaya sablon sekarang cukup besar, jadi belum sanggup," katanya.
Ke depan, Herman berharap dapat mengembangkan usahanya dengan membuat merek sendiri.
Rencana tersebut akan direalisasikan jika sudah memiliki modal untuk membeli mesin cetak merek agar produk yang dihasilkan lebih siap bersaing di pasaran.