TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Sumur bor di desa Bantan Timur, Bengkalis, yang viral di media sosial, masih saja mengeluarkan gas dan membuat nyala api jika dipantik dengan mancis.
Meski demikian, pemilik tetap menggunakan air sumur tersebut untuk kebutuhan bersih bersih badan setelah bekerja.
Irwan, sang pemilik sumur bor menceritakan hal tersebut langsung kepada tribunpekanbaru.com.
Menurut dia, meskipun ada gasnya, air yang keluar dari sumur bor tersebut masih normal seperti air sumur bor pada umumnya.
"Normal saja tidak berbau juga, sama seperti air sumur bor pada umumnya di sini, kalau air pesisir inikan payau sikit, tidak tawar," jelasnya.
Baca juga: Viral Air Sumur Menyala Api di Bengkalis, Pengakuan Pemilik: Baru Sadar Saat Ganti Mesin Pompa
Menurut dia, sejauh ini tidak ada masalah selama dia menggunakan air tersebut.
Bisa untuk bersih bersih badan dan membersihkan karet yang dikumpulkan.
Meskipun sempat viral di media sosial, pihaknya mengaku kondisi di tempatnya tidak ada kehebohan.
Ia menggunakan air sumur seperti biasa dan tidak juga ada orang dari luar yang datang melihat sumurnya.
"Awal kemarin memang dari Polsek ada datang, tapi pas mereka ke sini kita coba hidupkan tidak nyala pulak. Sejak itu tidak ada lagi kita buat, baru Sabtu kemarin coba hidupkan lagi masih bisa meskipun apinya kecil tidak seperti awal kemarin," terang Irwan.
Sementara itu Camat Bantan Rafli Kurniawan mengatakan, pihaknya sempat berkoordinasi dengan Pj Kades Bantan Timur saat video awal heboh.
Namun memang belum ada pihak yang mengidentifikasi gas di sumur bor tersebut bahaya atau tidak.
"Kita akan coba nanti koordinasikan dengan pemerintah kabupaten, apakah perlu melakukan kroscek di lapangan. Tapi tentu hanya sebatas itu yang akan kita lakukan, nanti pihak Pemerintah Kabupatenlah yang memastikan akan melakukan kroscek atau tidaknya," tandasnya.
Sebelumnya, media sosial diramaikan dengan video berdurasi belasan detik, yang menayangkan sumur bergas.
Tampak seorang pria pakaian baju loreng tanpa lengan baju sedang mematik mancisnya di depan aliran air yang keluar dari sumur bor.
Sekejap kemudian aliran air tersebut menyala api.
Seolah air yang keluar bercampur dengan gas yang mudah terbakar.
Video tersebut beredar dengan cepat dan diposting berbagai macam akun media sosial.
Pria dalam video tersebut bernama Jumin (68) warga desa Bantan Timur.
Dari kota Bengkalis jarak tempuh bisa memakan waktu satu jam lebih sampai ke desa tersebut.
Tribunpekanbaru.com mencoba menelusuri keberadaan sumur bor yang sempat heboh tersebut ke lokasi.
Sumur yang dimaksud berada tepat di jalan Haji Gani Desa Bantan Timur.
Pemiliknya tetangga dari Jumin.
Jumin saat ditemui Tribun, mengaku tidak menyangka videonya seheboh itu di media sosial.
Sebab ia juga tidak begitu mengingkuti media sosial.
Jumin mengaku video tersebut direkam rekannya Rabu (4/2/2025) sore.
Setelah itu dirinya tak tahu video tersebut menyebar di media sosial.
"Setelah beberapa hari ada tetangga yang kasih tahu, videonya viral, banyak di posting orang. Kami pun tak paham," ceritanya.
(Tribunpekanbaru.com/Muhammad Natsir)