Agenda Pembukaan Festival Perang Air 2026 Meranti, Akan Dibuka Esok Hari
Ariestia February 16, 2026 08:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, MERANTI - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terus mematangkan persiapan Festival Perang Air 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian semarak perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili/2026 Masehi di Kota Selatpanjang.

Di tengah suasana kota yang kian meriah dengan hiasan lampion serta pernak-pernik bernuansa merah dan emas, Festival Perang Air kembali dipersiapkan sebagai agenda unggulan yang selalu dinantikan masyarakat.

Festival tersebut dijadwalkan dibuka esok Selasa, 17 Februari 2026 di jalan Ahmad Yani, Selatpanjang.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kepulauan Meranti, Syaiful Bahri, mengatakan berbagai persiapan teknis terus dikebut, mulai dari penataan lokasi, koordinasi pengamanan, hingga kesiapan peserta dan pendukung acara.

“Untuk Festival Perang Air, persiapan terus kita gesa. Sejauh ini berjalan lancar dan kita harapkan bisa kembali menjadi magnet wisata yang menarik kunjungan masyarakat dan wisatawan,” ujar Syaiful.

Baca juga: Imlek 2026 di Kepulauan Meranti, Festival Lampion hingga Perang Air Siap Meriahkan Kota Selatpanjang

Pembukaan akan dilaksanakan sekitar pukul 15.30 WIB.

Ia menjelaskan, pembukaan Festival Perang Air 2026 akan dilakukan oleh Gubernur Riau yang diwakili Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau bersama Kapolda Riau.

Adapun pembukaan dikatakan Syaiful akan diisi dengan penampilan Barongsai dan penampilan tari-tarian persembahan.

Sementara itu, penutupan festival dijadwalkan pada 21 Februari 2026 dan akan dilakukan oleh Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kementerian Pariwisata, Vinsensius Jemadu.

Menurut Syaiful, dukungan pemerintah provinsi hingga pusat menunjukkan bahwa Festival Perang Air telah menjadi salah satu agenda wisata unggulan yang memiliki daya tarik luas.

Festival Perang Air sendiri bukan hanya menjadi hiburan tahunan, tetapi juga bagian dari tradisi budaya masyarakat Meranti saat perayaan Imlek.

Selain mempererat kebersamaan lintas etnis, kegiatan ini juga berdampak positif terhadap perputaran ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan pedagang musiman.

Dengan sinergi seluruh pihak, Pemkab Meranti optimistis Festival Perang Air 2026 dapat berjalan aman, tertib, dan meriah serta semakin memperkuat posisi Kepulauan Meranti sebagai destinasi wisata budaya di Provinsi Riau. (Tribunpekanbaru.com/Teddy Tarigan)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.