BGN Pastikan Pelayanan MBG untuk Ibu Hamil dan Balita Tidak Terhenti Selama Bulan Ramadan
Samsul Arifin February 16, 2026 08:29 PM

TRIBUNJATIM.COM - Selama bulan Ramadan, libur, dan cuti bersama Idul Fitri 1447 Hijriah, Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan skema Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan. 

Kepala BGN, Dadan Hindayana, menegaskan pelayanan MBG tetap memperhatikan prinsip pemenuhan gizi seimbang, keamanan pangan, ketertiban, dan akuntabilitas.

Khusus untuk kelompok rentan, seperti ibu hamil, ibu menyusui, serta anak balita usia 6–59 bulan, pelayanan MBG berjalan penuh selama periode tersebut.

“Program MBG selama Ramadan, libur dan cuti bersama Idul Fitri 1447 Hijriah tetap berjalan,” ujar Dadan di Jakarta, Sabtu (14/2/2026).

Baca juga: Menu yang Diperbolehkan dan Dilarang untuk MBG di Bulan Ramadan, sudah Ditetapkan BGN

Skema MBG di Bulan Ramadan

Di wilayah mayoritas penerima manfaat yang tidak berpuasa, distribusi MBG tetap mengikuti jadwal normal dengan menu siap santap.

Sementara di wilayah yang mayoritas penerima berpuasa, MBG diberikan dalam bentuk makanan kemasan sehat agar tetap dapat dikonsumsi sesuai kebutuhan gizi.

Namun, terdapat penyesuaian jadwal distribusi pada periode tertentu.

Selama cuti bersama dan libur Tahun Baru Imlek, yakni 16–17 Februari 2026, tidak dilakukan distribusi. Begitu pula pada awal Ramadan, 18–22 Februari, pelayanan MBG sementara dihentikan. Distribusi akan dilanjutkan kembali mulai 23 Februari.

Baca juga: Cerita Wali Murid Setelah Anak Dapat Rp 50 Ribu dalam Ompreng MBG dari Haji Her: Alhamdulilah

Hal ini telah diatur melalui Surat Edaran (SE) Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelayanan Program MBG pada Bulan Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah serta Libur Tahun Baru Imlek 2026, yang diteken langsung oleh Kepala BGN.

"Penyesuaian pelayanan MBG pada periode hari libur dan cuti bersama bersifat sementara dan tidak mengubah petunjuk teknis secara permanen. 

Setelah periode libur berakhir, pelayanan MBG kembali mengikuti ketentuan operasional normal sesuai juknis yang berlaku.

Jawa Timur Menunggu Juknis

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai menegaskan hingga saat ini memang pihaknya belum mendapatkan informasi juknis distribusi MBG selama Ramadhan dari Badan Gizi Nasional (BGN).

“Sejauh ini kami belum mendapatkan informasi resmi dari BGN teknis distribusi MBG selama Ramadhan bagaimana. Yang kami tahu justru dari media bahwa MBG dipastikan tetap ada selama Ramadhan,” tegas Aries saat diwawancara usai kunjungan Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan di SMAN 15 Surabaya, Selasa (27/1/2026). 

Lebih lanjut pihaknya menegaskan selama bulan puasa mendatang, memang kegiatan belajar mengajar di sekolah tetap dilaksanakan. Adapun libur hanya di awal bulan puasa dan di akhir. Selebihnya kegiatan belajar mengajar dilakukan di sekolah. 

Sehingga MBG tetap didistribusikan pada siswa namun tidak untuk dimakan di sekolah. Melainkan bisa dimakan saat waktu berbuka.

“Oleh sebab itu infonya MBG akan didistribusikan dalam bentuk lain. Maksudnya, mungkin ya didistribusikan dalam bentuk box, atau langsung dalam kemasan pack," terangnya.

“Karena kan siswa tetap sekolah, jadi distribusinya tetap di sekolah, tapi dalam bentuk box sehingga bisa dibawa pulang,” imbuh Aries.

Di sisi lain, terkait MBG, Aries mengakui bahwa belum seluruh sekolah di Jatim mendapatkan program ini. Namun untuk Kota Surabaya sudah hampir seratus persen untuk jenjang pendidikan menengah, hanya ada beberapa sekolah di kawasan utara yang belum.

Terkait penambahan titik SPPG di tahun 2026, pihaknya menyebut penambahan titik semuanya ada di bawah kewenangan BGN. 

“Bisa saja mungkin kalau ada tambahan misalnya SPPG kuotanya per titik diperkecil jadi satu SPPG membuatnya 2.000 porsi sehari, tidak 3.000. Dan sisanya diproduksi oleh SPPG yang lebih dekat dengan sekolah. Tapi itu nanti BGN yang akan mengkaji,” pungkasnya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan sempat ditanyai wartawan terkait teknis distribusi MBG di bulan Ramadhan. Akan tetapi pihaknya menolak untuk memberikan penjelasan lebih jauh.

"BGN nanti akan menyiapkan ya," katanya singka sembari memasuki kendaraan untuk menuju lokasi kunjungan kerja selanjutnya.

Sebagai informasi, pagi ini, Menko Zulkifli Hasan meninjau proses distribusi MBG di SMAN 15 Surabaya, dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Jatim.

Dalam kesempatan itu, Zulkifli Hasan memastikan bahwa program berjalan dengan baik, menunya sehat dan bergizi serta digemari oleh para siswa.

Ia secara langsung memastikan penyaluran MBG pada siswa dan melakukan dialog dengan guru kepala sekolah dan juga para siswa. Pasalnya ada  1.626 MBG yang disalurkan di sekolah ini setiap harinya.

“Kita memastikan program unggulan utama Bapak Presiden Makan Bergizi Gratis berjalan dengan baik. Tadi dengar sendiri ya, anak anak senang, bahagia, dapat makan siang,” ujarnya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.