Tujuh Hari Pencarian Nihil, Operasi SAR Nakhoda Jatuh di Senayang Lingga Ditutup
Dewi Haryati February 16, 2026 08:37 PM

 

LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Operasi pencarian terhadap seorang nakhoda kapal yang dilaporkan jatuh ke laut di perairan Senayang, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), akhirnya ditutup.

Usulan tersebut setelah tujuh hari pencarian hingga Senin (16/2/2026), namun tidak membuahkan hasil.

Tim SAR gabungan sebelumnya telah melakukan penyisiran intensif sejak laporan kejadian diterima pada 10 Februari 2026.

Kanit SAR Lingga, Oktarian, mengatakan pada hari ketujuh operasi, tim kembali melaksanakan pencarian sesuai rencana operasi.

“Tim SAR gabungan sudah melakukan pencarian maksimal hingga hari ketujuh, termasuk penyisiran laut dan koordinasi dengan masyarakat pulau-pulau sekitar, namun korban belum ditemukan,” ujarnya kepada Tribunbatam.id.

Ia menerangkan, pencarian pada Senin ini dimulai sekitar pukul 07.30 WIB. Satu Search and Rescue Unit (SRU) menggunakan RIB 05 Unit Siaga SAR Lingga menyisir perairan timur Kabupaten Lingga.

Sementara SRU lainnya bersama nelayan melakukan pemantauan serta koordinasi melalui organisasi nelayan setempat.

Hingga pukul 16.00 WIB, hasil pencarian masih nihil.

Setelah evaluasi bersama, tim SAR gabungan sepakat mengusulkan penutupan operasi pada pukul 16.30 WIB.

“Operasi SAR ditutup karena sudah tujuh hari pencarian tanpa tanda-tanda korban. Namun operasi bisa dibuka kembali apabila ada informasi baru atau indikasi keberadaan korban,” kata Oktarian.

Sebelumnya, informasi awal kecelakaan diterima dari petugas PLP Tanjung Uban yang melaporkan seorang nakhoda kapal TB Trans Permata 5 diduga jatuh ke laut pada Senin (9/2/2026), sekira pukul 19.30 WIB di perairan Senayang. 

Korban diketahui bernama Padang Delli Setiyawan (41), selaku kapten kapal.

Berdasarkan kronologi, korban terakhir terlihat berada di kabin kapal sekira pukul 19.00 WIB. 

Saat pergantian jaga satu jam kemudian, kru tidak menemukan korban di kapal, sehingga diduga Padang Delli terjatuh ke laut.

Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Basarnas melalui Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang, Unit Siaga SAR Lingga, Pos AL Senayang, Polairud Lingga, BPBD Lingga, PLP, agen kapal, serta nelayan setempat.

(Tribunbatam.id/Febriyuanda)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.