BRI Targetkan Penyaluran KUR Perumahan 2026 Sebesar Rp8 Triliun untuk 60 Ribu Rumah Subsidi
Adiana Ahmad February 16, 2026 08:38 PM

POS-KUPANG.COM - Dukung Program 3 Juta Rumah yang dicangkan Presiden Prabowo, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menargetkan penyaluran Kredit Program Perumahan (KPP) atau KUR Perumahan 2026 sebesar Rp8 triliun .

KUR Perumahan BRI 2026 sebesar 8 Triliun tersebut untuk pembangunan 60 ribu rumah subsidi pada tahun ini.

Manajemen BRI sendiri optimis target penyaluran tersebut akan tercapai.

Ada dua modal kuat yang menjadi dasar bagi BRI begitu optimis target tersebut bisa tercapai.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi mengungkapkan dua modal kuat yang dimiliki BRI yaitu; basis nasabah besar serta jaringan layanan yang menjangkau hingga pelosok Indonesia.

Baca juga: BRI Dukung Astacita, Targetkan Penyaluran KUR Perumahan hingga Rp 8 Triliun

"Target tersebut didukung oleh kekuatan BRI yang memiliki basis nasabah besar serta jaringan layanan yang menjangkau hingga pelosok Indonesia, sehingga penyaluran KPR Subsidi dapat dilakukan secara lebih merata dan efektif, khususnya bagi MBR," ujar Hery Gunardi dalam keterangan resmi.

Hery Gunardi menjelaskan sebagai mitra strategis pemerintah, BRI berkomitmen mendukung target Program 3 Juta Rumah dalam memperkuat sektor perumahan yang inklusif dan berkelanjutan.

Sementara itu, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mencatat realisasi penyaluran Kredit Program Perumahan (KPP) atau KUR Perumahan 2026 selama Januari mencapai Rp3,54 triliun.

Dari total Rp3,54 triliun tersebut sebanyak 49 persen di salurkan oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI.

"Dari total tersebut, BRI berkontribusi sebesar Rp1,78 triliun atau setara 49 persen dari total penyaluran KUR Perumahan nasional," kata Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian PKP Sri Haryati.

Baca juga: Baru Diluncurkan Pemerintah, Kenali Kriteria dan Persyaratan UMKM untuk Dapat KUR Perumahan 2025

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait pun turut mengapresiasi kontribusi BRI dalam mendukung pembiayaan rumah subsidi. Kementerian PKP mencatat adanya peningkatan signifikan dalam penyaluran pembiayaan oleh BRI dari tahun ke tahun.

Maruarar menyebut pada 2024 ada sekitar 16 ribu unit rumah subsidi yang dibiayai oleh BRI. Pada 2025, realisasinya meningkat menjadi 32 ribu unit.

"Tahun 2026, BRI menargetkan penyaluran hingga 60 ribu unit rumah subsidi. Terima kasih sekali untuk BRI. Artinya, 60 ribu rakyat akan dapat menikmati rumah," pungkas Maruarar. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.