Cuaca Ekstrem Jelang Ramadan, Harga Ikan di Pati Melonjak Tajam
rival al manaf February 16, 2026 09:54 PM

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Kenaikan harga ikan terpantau tengah terjadi di Pasar Puri Baru, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati.

Lonjakan harga yang berlangsung dalam dua pekan terakhir ini dipicu oleh minimnya stok ikan akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut. 

Kondisi cuaca yang tidak menentu mengakibatkan hasil tangkapan nelayan menurun drastis sehingga pasokan yang masuk ke pasar menjadi sangat terbatas.

Baca juga: Kapan Tarawih Pertama Ramadan 2026 di Jawa Tengah? Berikut Kata Lembaga Falakiyah NU

Baca juga: Jelang Ramadan, Minyakita Langka di Pasar Ngawen Blora, Harga Tembus Rp 18.500 Per Liter

Kondisi ini mulai dikeluhkan oleh sejumlah pedagang. 

Salah satu pedagang, Khamidah, mengungkapkan bahwa pasokan dari kapal saat ini sangat terbatas jika dibandingkan dengan kondisi normal. 

"Karena barangnya agak sulit. Mengambilnya nelayan cuma sedikit-sedikit, tidak bisa banyak. Biasanya di kapal banyak, tetapi ini hanya sedikit," kata dia, Senin (16/02/2026).

Komoditas utama yang mengalami kenaikan harga cukup signifikan adalah ikan bandeng, di mana kenaikan berkisar antara Rp5.000 hingga Rp6.000 per kilogram tergantung ukurannya. 

Khamidah merinci bahwa ikan bandeng yang semula dijual seharga Rp35.000 kini melonjak menjadi Rp40.000 per kilogram, sementara untuk ukuran sedang naik dari Rp28.000 menjadi Rp34.000. 

Tak hanya bandeng, jenis ikan lain seperti tunul dan kakap juga mengalami kenaikan dari harga awal Rp30.000 menjadi Rp35.000 per kilogram.

Tren lonjakan harga ini juga merembet pada ikan banyar yang kini dibanderol Rp42.000 dari harga semula Rp35.000. Serta udang yang naik drastis menjadi Rp65.000 per kilogram dari Rp55.000 per kilogram.

Lonjakan harga yang sudah terjadi selama 15 hari ini diakui sangat berdampak pada berkurangnya daya beli masyarakat. 

Khamidah menuturkan bahwa kenaikan harga yang terlalu tinggi seringkali membuat pelanggan membatalkan niat belanja mereka. 

"Kadang pembeli tidak jadi karena merasa kenaikan harga terlalu tinggi," ungkap dia.

Di sisi lain, memasuki momen menjelang bulan Ramadan, minat masyarakat terpantau lebih condong pada daging ayam meskipun harganya sendiri juga naik menjadi Rp42.000 per kilogram. Dari yang sebelumnya Rp38.000 per kilogram.

Khamidah mengamati bahwa saat ini ikan laut kurang diminati dibandingkan ayam yang lebih banyak dicari untuk persiapan kebutuhan puasa. (mzk)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.