TRIBUNNEWS.COM – Kabar mengejutkan datang dari London Utara. Kapten Arsenal, Martin Odegaard, dilaporkan telah menyampaikan keinginannya untuk meninggalkan klub pada bursa transfer musim panas mendatang.
Menurut laporan Topskills Sports UK, gelandang asal Norwegia tersebut bahkan telah menginstruksikan agennya untuk memulai pembicaraan awal dengan Manchester United terkait potensi kepindahan ke Old Trafford.
Sumber yang dekat dengan situasi Odegaard mengungkapkan bahwa keputusan ini diambil setelah berminggu-minggu ketegangan internal antara sang kapten dan manajer Arsenal, Mikel Arteta.
Odegaard disebut merasa tidak lagi dihargai, baik oleh manajemen klub maupun staf pelatih, meski ia memegang peran sentral dalam struktur permainan Arsenal selama beberapa musim terakhir.
Beberapa komitmen yang sebelumnya dijanjikan kepada sang pemain dikabarkan tidak ditepati, yang pada akhirnya membuat kepercayaan Odegaard terhadap klub runtuh.
Terlepas dari statusnya sebagai kapten tim dan figur kepemimpinan di ruang ganti, Odegaard kini diyakini tidak lagi melihat masa depan jangka panjangnya di Emirates Stadium.
Meski minat dari luar Inggris tidak pernah surut, Odegaard dikabarkan memprioritaskan tetap bermain di Premier League.
Hal ini membuat Manchester United berada di posisi terdepan dalam perburuan tanda tangannya.
Klub raksasa Jerman, Bayern Munich, memang telah lama mengagumi kualitas playmaker berusia 26 tahun tersebut dan masih menyimpan ketertarikan serius.
Baca juga: Bek Muda Real Madrid Jadi Komoditi Panas, AC Milan dan Arsenal Mengantre
Namun, laporan yang sama menyebut bahwa Odegaard lebih condong melanjutkan kariernya di Inggris ketimbang hijrah ke Bundesliga.
Meski demikian, Bayern diyakini tetap siap bersaing apabila United tidak mampu memenuhi valuasi transfer yang diminta Arsenal.
Pada musim ini, Martin Odegaard telah mencatatkan 26 penampilan di seluruh kompetisi bersama Arsenal, dengan kontribusi satu gol dan enam assist.
Meski kontribusi tersebut tidak terlihat mencolok secara statistik, peran Odegaard di dalam tim tetap sangat vital.
Kapten Arsenal itu berfungsi sebagai pengatur tempo permainan, penghubung antarlini, sekaligus pemimpin di lapangan yang kerap menjadi pusat distribusi bola dan pengambil keputusan dalam fase krusial pertandingan.
Berdasarkan data Transfermarkt, nilai pasar Odegaard saat ini berada di kisaran 75 juta euro atau sekitar Rp1,3 triliun.
Angka tersebut mencerminkan statusnya sebagai salah satu gelandang kreatif terbaik di Liga Inggris, sekaligus aset penting dalam proyek jangka panjang Arsenal.
Sejak didatangkan secara permanen pada 2021, Odegaard baru sekali merasakan gelar juara bersama Arsenal, yakni di ajang Community Shield.
Namun, peluang untuk menambah koleksi trofi terbuka lebar pada musim ini.
Arsenal tercatat telah memastikan tempat di babak 16 besar Liga Champions, melaju ke final Carabao Cup, lolos ke babak 16 besar Piala FA, serta masih berada dalam persaingan kuat menuju gelar juara Liga Inggris.
Jika isu kepindahan tersebut benar-benar terwujud, Arsenal berpotensi kehilangan salah satu poros utama permainan mereka.
Di sisi lain, Manchester United bisa mendapatkan figur pemimpin baru di lini tengah, sosok yang dinilai ideal untuk menjadi fondasi dalam proses pembangunan ulang skuad jelang musim depan.
(Tribunnews.com/Ali)