Atasi Kemacetan Mudik Lebaran 2026, Pemkot Serang Dorong Naik-Turun Penumpang Wajib Dalam Terminal
Ahmad Tajudin February 16, 2026 09:59 PM

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Serang menyampaikan sejumlah usulan strategis dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Angkutan Lebaran 1447 Hijriah/2026 Masehi yang dipimpin langsung oleh Dudy Purwagandhi. 

Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintah Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, Banten, Senin (16/2/2026).

Rakor ini dihadiri jajaran pemerintah pusat dan daerah, aparat keamanan, serta para pemangku kepentingan sektor transportasi. 

Dalam forum tersebut, Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia menegaskan komitmen daerahnya untuk memastikan arus mudik dan balik Lebaran berjalan aman, lancar, dan nyaman.

Ia menyampaikan posisi Kota Serang sangat strategis sebagai pintu gerbang menuju Pelabuhan Merak dan akses penyeberangan Jawa–Sumatera. 

Kelancaran lalu lintas di wilayah tersebut akan berdampak langsung terhadap mobilitas pemudik dari berbagai daerah, khususnya yang menuju Pulau Sumatera.

"Ini bukan hanya soal Serang, ini soal Indonesia. Ribuan bahkan jutaan pemudik akan melintasi Banten, dan Kota Serang menjadi salah satu simpul pentingnya. Karena itu kami menyampaikan sejumlah masukan agar pelaksanaan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini semakin lancar dan minim hambatan," ujarnya.

Baca juga: Menhub Turun ke Banten, Empat Pelabuhan Dioperasikan Penuh untuk Mudik Lebaran 2026

Salah satu usulan utama yang disampaikan adalah penertiban aktivitas bongkar muat penumpang agar dilakukan di dalam terminal, bukan di bahu jalan.

Hal tersebut dinilai praktik menaikkan dan menurunkan penumpang di luar terminal kerap memicu perlambatan arus kendaraan, terutama saat puncak arus mudik.

"Kalau aktivitas bongkar muat dilakukan di dalam terminal, arus kendaraan di jalan utama diharapkan bisa terus mengalir. Ini langkah sederhana tapi berdampak besar," jelas Agis.

Agis menekankan pentingnya pengawasan terpadu antara pemerintah daerah, kepolisian, dan pengelola terminal agar kebijakan tersebut dapat diterapkan secara konsisten di lapangan.

Selain itu, Pemkot Serang menyatakan kesiapan penuh dalam mendukung kelancaran arus mudik dan balik melalui penguatan koordinasi lintas sektor.

Pemerintah daerah akan meningkatkan pengaturan lalu lintas di sejumlah titik rawan kepadatan, termasuk jalur arteri dan akses menuju kawasan penyeberangan. 

Posko pemantauan serta personel pengamanan juga akan disiagakan selama masa angkutan Lebaran berlangsung.

"Kami siap berkolaborasi dengan pemerintah pusat dan Pemprov Banten. Intinya, pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas utama," tegas Agis.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.