SRIPOKU.COM - Aipda Dianita dibawa sejumlah polisi dari kediamannya di Perumahaan Cluster Grande Karawaci, Curug, Kabupaten Tangerang, Banten Rabu (11/2/2026) malam.
RT setempat, Eka Media, mengaku sedang tidak berada di lokasi ketika polisi datang ke kediaman polwan yang dikait-kaitkan dengan kasus narkoba AKBP Didik Putra tersebut.
Tetapi, Eka masih mengingat jelas bagaimana istrinya meminta dirinya untuk cepat-cepat datang lantaran kediaman sang polwan yang sudah ramain akan polisi.
Kebetulan, rumah Eka bersebelahan dengan polwan yang bertugas di wilayah hukum Polres Tangerang Selatan itu.
Baca juga: Propam Tunggu Cek Lab Rambut Aipda Dianita Agustina, Polwan yang Dititipi Koper Narkoba Pak Kapolres
Saat itu, Eka mengatakan, istrinya mendengar suara bising dari rumah Polwan yang bertugas di Polres Tangerang Selatan tersebut.
Kedatangan sejumlah polisi tersebut membuat istri Eka menaruh tanda tanya besar.
Akhirnya, istri Eka pun menelepon dan memberi informasi jika ada keramaian di rumah Aipda Dianita malam itu.
Sebagai kepala lingkungan, Eka merasa mempunyai tanggung jawab atas kenyamanan dan keamanan komplek perumahan sehingga ia meminta petugas keamanan komplek untuk mengecek.
Benar saja, ternyata keramaian di rumah Aipda Dianita mengundang perhatian para tetangganya.
Namun, saat itu tidak ada kecurigaan apapun karena mereka menganggap kedatangan polisi itu dalam rangka kedinasan.
"Kalau untuk dari pihak kepolisian mengambil koper, saya enggak tahu ya. Karena memang pada saat kejadian saya lagi di luar posisinya."
"Tapi, dari istri sih (bilang) ada polisi. Karena kan yang bersangkutan juga polisi, jadi kita juga enggak ada curiga atau apa," ucap Eka saat ditemui di lokasi, Senin (16/2/2026).
Baca juga: Awal Mula Artis VP tak Bayar Utang Pasca Gagal di Pilkada 2024, Padahal Hidup Mewah
Eka mengaku baru mengetahui jika tetangganya itu disebut-sebut namanya dalam pusaran kasus narkoba yang menjerat eks Kapolres Bima Kota dari media pada Minggu (15/2/2026).
Meski begitu, Eka tidak mau berspekulasi atas apa yang terjadi terhadap Aipda Dianita.
Apalagi, menurutnya saat ini status tetangganya itu masih sekadar saksi.
Ia hanya berharap jalan yang terbaik untuk tetangga baiknya itu.
"Ya kita enggak begitu tahu lah. Maksudnya yang namanya ini kan perlu dibuktikan semuanya ya sampai sejauh apa. Jadi kita enggak bisa ngomong banyak," ucapnya.