Brutal! Serangan Israel Membabi buta Hantam Kamp Pengungsi Jabalia, 10 Orang Tewas di Gaza
Joanita Ary February 16, 2026 11:29 PM

WARTAKOTALIVECOM — Serangan militer Israel kembali mengguncang Jalur Gaza pada Minggu (15/2/2026).

Laporan dari sejumlah sumber medis dan saksi mata menyebutkan, serangan menghantam tenda-tenda pengungsi di Kamp Jabalia, Gaza utara, dan menewaskan sedikitnya lima orang. 

Di hari yang sama, serangan terpisah di wilayah barat Khan Younis, Gaza selatan, juga menewaskan lima orang lainnya.

Di kawasan Tal al-Hawa, timur Kota Gaza, seorang komandan sayap bersenjata Jihad Islam Palestina (PIJ), Sami al-Dahdouh, dilaporkan tewas akibat serangan yang ditujukan ke area permukiman.

Informasi tersebut beredar luas di media lokal Palestina dan dikonfirmasi oleh sumber-sumber yang dekat dengan kelompok tersebut.

Kamp Jabalia selama ini dikenal sebagai salah satu kawasan paling padat di Jalur Gaza.

Sejak konflik kembali memanas, ribuan warga mengungsi dan tinggal di tenda-tenda darurat dengan fasilitas terbatas. 

Serangan ke area tersebut memicu kepanikan dan memperparah situasi kemanusiaan yang sudah rapuh.

Di Gaza selatan, wilayah barat Khan Younis juga mengalami dampak serangan udara.

Tim medis setempat menyatakan korban jiwa termasuk warga sipil.

Sementara itu, juru bicara Hamas, Hazem Qassem, mengecam rangkaian serangan itu sebagai bentuk eskalasi baru di tengah kesepakatan yang sebelumnya diumumkan untuk meredakan ketegangan.

Ia menilai tindakan tersebut mencerminkan kegagalan upaya de-eskalasi dan berpotensi memperluas konflik.

Ketegangan di Jalur Gaza dalam beberapa pekan terakhir memang menunjukkan fluktuasi, dengan laporan serangan dan operasi balasan yang terus berlangsung.

Serangan ke kamp pengungsi, khususnya di Jabalia, kembali memunculkan sorotan internasional terhadap perlindungan warga sipil dalam konflik bersenjata.

Hingga kini, situasi di Gaza utara dan selatan dilaporkan masih mencekam.

Ambulans dan tim penyelamat terus bergerak di tengah reruntuhan untuk mengevakuasi korban serta mencari kemungkinan korban lainnya.

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.