Arti Kata Infidelity atau Artinya, Ciri, Jenis, Contoh, Penyebab, Dampak, Cara Mengatasi Infidelity
Nolpitos Hendri February 17, 2026 12:29 AM

Baca juga: Arti Boundaries di Media Sosial, Jenis, Contoh, Arti Boundaries Konten di Media Sosial dan Contoh

Kata atau istilah infidelity ini sudah sering digunakan kaula muda dalam bahasa formal dan bahasa pergaulan di Riau, baik di media sosial maupun di dunia nyata.

Bagi para kaula muda Pekanbaru atau kaula muda Riau umumnya yang ingin menggunakan kata ini sebagai bahasa dalam pergaulan, simak penjelasannya agar paham artinya dan lawan bicara tidak salah paham.

A. Arti Kata Infidelity atau Infidelity Artinya

Secara bahasa atau secara harfiah, infidelity merupakan bahasa Inggris dan dalam bahasa Indonesia, arti kata infidelity atau infidelity artinya adalah ketidaksetiaan; atau penghianatan; atau perselingkuhan.

Secara istilah, arti kata infidelity atau infidelity artinya adalah pelanggaran terhadap kesepakatan atau harapan dalam suatu hubungan eksklusif, terutama hubungan romantis atau pernikahan.

Pelanggaran ini sering kali melibatkan hubungan emosional atau seksual dengan seseorang di luar hubungan yang telah disepakati.

Infidelity tidak selalu melibatkan hubungan seksual.

Pengkhianatan kepercayaan, pengabaian, dan perilaku tidak jujur juga dapat dianggap sebagai bentuk infidelity.

Dampak infidelity dapat sangat merusak, menyebabkan sakit hati, trauma, dan kerusakan hubungan yang signifikan.

Definisi infidelity dapat bervariasi tergantung pada hubungan dan harapan yang telah ditetapkan oleh pihak-pihak yang terlibat.

Mengatasi infidelity membutuhkan kejujuran, komunikasi, dan komitmen untuk membangun kembali kepercayaan.

Dalam beberapa kasus, bantuan profesional mungkin diperlukan.

B. Ciri-ciri Infidelity

Berikut ciri-ciri infidelity : 

1. Pelanggaran Kepercayaan: Inti dari infidelity adalah pengkhianatan kepercayaan yang telah diberikan oleh pasangan.

2. Eksklusivitas: Infidelity terjadi dalam konteks hubungan yang seharusnya eksklusif, baik secara emosional maupun seksual.

3. Kesepakatan atau Harapan: Infidelity melanggar kesepakatan atau harapan yang telah ditetapkan oleh pasangan, baik secara eksplisit maupun implisit.

4. Kerahasiaan: Infidelity sering kali melibatkan kerahasiaan dan penyembunyian dari pasangan.

C. Jenis-Jenis Infidelity

Berikut jenis-jenis infidelity : 

1. Seksual: Melibatkan hubungan seksual dengan seseorang di luar hubungan yang telah disepakati.

2. Emosional: Melibatkan hubungan emosional yang mendalam dengan seseorang di luar hubungan yang telah disepakati, sering kali dengan berbagi perasaan dan pikiran yang seharusnya hanya dibagikan dengan pasangan.

3. Fisik: Melibatkan sentuhan fisik yang intim dengan seseorang di luar hubungan yang telah disepakati, seperti berciuman atau berpelukan.

4. Online: Melibatkan interaksi online yang intim dengan seseorang di luar hubungan yang telah disepakati, seperti sexting, cybersex, atau hubungan emosional melalui media sosial.

5. Finansial: Melibatkan penyembunyian atau penggunaan uang atau aset secara tidak jujur dari pasangan.

D. Contoh Infidelity dalam Hubungan

Berikut contoh infidelity : 

1. Dalam Hubungan Romantis atau Hubungan Pernikahan

Berikut contoh infidelity dalam hubungan romantis atau hubungan pernikahan : 

a. Perselingkuhan Fisik:

- Seorang suami berselingkuh dengan rekan kerjanya dan melakukan hubungan seksual secara teratur.

- Seorang istri mencium mantan pacarnya saat reuni sekolah.

- Seorang pacar memiliki hubungan one-night stand saat bepergian untuk urusan bisnis.

b. Perselingkuhan Emosional:

- Seorang istri membangun hubungan emosional yang mendalam dengan seorang teman pria, berbagi rahasia dan perasaan yang tidak dia bagikan dengan suaminya.

- Seorang suami sering menelepon dan mengirim pesan teks ke mantan pacarnya, membahas masalah pernikahannya dengan dia.

- Seorang pacar menghabiskan berjam-jam setiap hari untuk mengobrol dengan seseorang yang dia temui secara online, mengembangkan perasaan romantis terhadap orang tersebut.

c. Perselingkuhan Online:

- Seorang suami terlibat dalam cybersex dengan orang asing di internet.

- Seorang istri membuat profil palsu di situs kencan dan bertemu dengan pria lain untuk berkencan.

- Seorang pacar mengirim pesan teks eksplisit dan gambar kepada seseorang yang dia temui di media sosial.

d. Perselingkuhan Finansial:

- Seorang suami memiliki rekening bank rahasia dan menyembunyikan sebagian besar penghasilannya dari istrinya.

- Seorang istri berutang kartu kredit yang besar tanpa sepengetahuan suaminya.

- Seorang pacar menggunakan uang tabungan bersama untuk berjudi tanpa izin pasangannya.

2. Dalam Hubungan Pertemanan:

Berikut contoh infidelity dalam hubungan pertemanan : 

a. Pengkhianatan Kepercayaan:

- Seorang teman mengungkapkan rahasia pribadi yang dipercayakan kepadanya kepada orang lain.

- Seorang teman berbohong tentang Anda kepada orang lain untuk membuat dirinya terlihat lebih baik.

- Seorang teman menusuk Anda dari belakang dengan mencoba merebut pacar Anda.

b. Persaingan Tidak Sehat:

- Seorang teman terus-menerus meremehkan pencapaian Anda atau mencoba untuk mengungguli Anda.

- Seorang teman cemburu pada kesuksesan Anda dan mencoba untuk menyabotase upaya Anda.

- Seorang teman selalu mencoba untuk menjadi pusat perhatian dan tidak pernah memberi Anda kesempatan untuk bersinar.

c. Pengabaian:

- Seorang teman tidak pernah ada untuk Anda ketika Anda membutuhkannya, tetapi selalu mengharapkan Anda untuk ada untuknya.

- Seorang teman tidak pernah berusaha untuk menghubungi Anda atau menghabiskan waktu bersama Anda.

- Seorang teman selalu mengabaikan perasaan dan kebutuhan Anda.

3. Dalam Hubungan Keluarga:

Berikut contoh infidelity dalam hubungan keluarga : 

a. Pilih Kasih:

- Orang tua secara terang-terangan menunjukkan favoritism kepada salah satu anak dan mengabaikan atau meremehkan anak-anak lain.

- Kakek-nenek memberikan hadiah dan perhatian yang lebih besar kepada cucu tertentu daripada yang lain.

- Saudara kandung selalu berpihak pada satu sama lain dan mengucilkan saudara kandung yang lain.

b. Pengkhianatan Kepercayaan:

- Seorang saudara mencuri uang dari orang tuanya.

- Seorang anak mengungkapkan rahasia keluarga kepada orang luar.

- Seorang orang tua berbohong kepada anak-anaknya tentang masalah keuangan keluarga.

c. Penyalahgunaan Kekuasaan:

- Orang tua melakukan kekerasan fisik, emosional, atau seksual terhadap anak-anak mereka.

- Seorang saudara melakukan bullying terhadap saudara kandung yang lebih muda atau lebih lemah.

- Anggota keluarga yang lebih tua memanfaatkan anggota keluarga yang lebih muda secara finansial atau emosional.

4. Dalam Hubungan Profesional:

Berikut contoh infidelity dalam hubungan profesional : 

a. Pelanggaran Etika:

- Seorang karyawan mencuri rahasia perusahaan dan menjualnya kepada pesaing.

- Seorang manajer melakukan pelecehan seksual terhadap bawahannya.

- Seorang kolega berbohong tentang kualifikasi atau pengalaman mereka untuk mendapatkan promosi.

b. Pengkhianatan Kepercayaan:

- Seorang rekan kerja menusuk Anda dari belakang dengan mengambil pujian atas pekerjaan Anda.

- Seorang atasan melanggar janji yang dibuat kepada Anda.

- Seorang karyawan bergosip tentang Anda di belakang Anda.

c. Konflik Kepentingan:

- Seorang karyawan menggunakan informasi orang dalam untuk berinvestasi di perusahaan pesaing.

- Seorang manajer memberikan perlakuan istimewa kepada teman atau anggota keluarga dalam proses perekrutan atau promosi.

- Seorang kontraktor menerima suap dari pemasok sebagai imbalan atas kontrak bisnis.

E. Penyebab Infidelity

Berikut penyebab infidelity : 

1. Ketidakpuasan dalam Hubungan: Kurangnya keintiman, komunikasi yang buruk, atau kebutuhan yang tidak terpenuhi dalam hubungan dapat menyebabkan seseorang mencari kepuasan di luar hubungan.

2. Kurangnya Komitmen: Kurangnya komitmen terhadap hubungan dapat membuat seseorang lebih rentan terhadap godaan.

3. Kesempatan: Kesempatan untuk infidelity dapat muncul dalam situasi di mana seseorang merasa kesepian, rentan, atau tergoda.

4. Harga Diri Rendah: Harga diri rendah dapat menyebabkan seseorang mencari validasi di luar hubungan.

5. Masalah Kesehatan Mental: Masalah kesehatan mental, seperti depresi atau kecemasan, dapat berkontribusi pada infidelity.

6. Sejarah Infidelity: Seseorang yang memiliki sejarah infidelity mungkin lebih rentan untuk melakukan infidelity lagi.

7. Pengaruh Lingkungan: Lingkungan di mana infidelity dianggap normal atau dapat diterima dapat meningkatkan risiko infidelity.

8. Kurangnya Komunikasi: Kurangnya komunikasi tentang kebutuhan dan harapan dalam hubungan dapat menyebabkan kesalahpahaman dan ketidakpuasan.

9. Perubahan Hidup yang Signifikan: Perubahan hidup yang signifikan, seperti kehilangan pekerjaan atau kematian orang yang dicintai, dapat memberikan tekanan pada hubungan dan meningkatkan risiko infidelity.

10. Kurangnya Empati: Kurangnya empati terhadap perasaan pasangan dapat membuat seseorang kurang peduli tentang dampak infidelity pada pasangan mereka.

F. Dampak Infidelity

Berikut dampak infidelity : 

1. Kerusakan Hubungan: Infidelity dapat merusak kepercayaan, keintiman, dan komunikasi dalam hubungan.

2. Sakit Hati dan Trauma: Pasangan yang dikhianati dapat mengalami sakit hati yang mendalam, trauma, dan perasaan tidak aman.

3. Perceraian atau Perpisahan: Infidelity adalah salah satu penyebab utama perceraian atau perpisahan.

4. Masalah Kesehatan Mental: Infidelity dapat berkontribusi pada masalah kesehatan mental, seperti depresi, kecemasan, dan gangguan stres pascatrauma (PTSD).

5. Masalah Keuangan: Perceraian atau perpisahan yang disebabkan oleh infidelity dapat menyebabkan masalah keuangan.

6. Masalah Hukum: Infidelity dapat memiliki konsekuensi hukum dalam beberapa kasus, seperti dalam kasus perceraian atau hak asuh anak.

7. Kerusakan Reputasi: Infidelity dapat merusak reputasi seseorang di mata keluarga, teman, dan kolega.

8. Kesulitan Membangun Hubungan di Masa Depan: Infidelity dapat membuat seseorang kesulitan membangun hubungan yang sehat dan terpercaya di masa depan.

9. Perasaan Bersalah dan Malu: Pelaku infidelity dapat mengalami perasaan bersalah dan malu atas tindakan mereka.

G. Cara Mengatasi Infidelity

Berikut cara mengatasi infidelity : 

1. Pengakuan dan Penyesalan: Pelaku infidelity harus mengakui kesalahan mereka dan menunjukkan penyesalan yang tulus.

2. Transparansi: Pelaku infidelity harus bersedia untuk terbuka dan jujur tentang apa yang terjadi.

3. Kesabaran: Proses penyembuhan dari infidelity membutuhkan waktu dan kesabaran dari kedua belah pihak.

4. Terapi: Terapi individu atau pasangan dapat membantu pasangan untuk mengatasi infidelity dan membangun kembali hubungan mereka.

5. Komunikasi: Penting untuk berkomunikasi secara terbuka dan jujur tentang perasaan, kebutuhan, dan harapan dalam hubungan.

6. Empati: Penting untuk memiliki empati terhadap perasaan pasangan dan berusaha untuk memahami perspektif mereka.

7. Komitmen: Kedua belah pihak harus berkomitmen untuk memperbaiki hubungan dan mencegah infidelity terjadi lagi.

8. Membangun Kembali Kepercayaan: Membangun kembali kepercayaan membutuhkan waktu dan upaya, tetapi itu mungkin dilakukan dengan konsistensi, kejujuran, dan transparansi.

9. Menerima Tanggung Jawab: Pelaku infidelity harus menerima tanggung jawab penuh atas tindakan mereka dan tidak menyalahkan pasangan mereka.

10. Menetapkan Batasan yang Jelas: Menetapkan batasan yang jelas tentang perilaku apa yang dapat diterima dan tidak dapat diterima dalam hubungan.

11. Fokus pada Masa Depan: Fokus pada membangun masa depan yang lebih baik bersama, bukan terus-menerus membahas masa lalu.

Infidelity merupakan masalah yang kompleks dan menyakitkan.

Tidak semua hubungan dapat pulih dari infidelity, tetapi dengan upaya, komitmen, dan dukungan yang tepat, beberapa pasangan dapat membangun kembali hubungan mereka dan bahkan membuatnya lebih kuat dari sebelumnya.

Jika Anda mengalami infidelity, penting untuk mencari bantuan dari terapis atau konselor yang berkualitas.

Sumber: tribunpekabaru.com, kbbi.web.id, kbbi.co.id, yourdictionary.com, Kamus Bahasa Indonesia - Bahasa Melayu Riau

Demikian penjelasan tentang arti kata infidelity atau infidelity artinya dan ciri-ciri infidelity serta jenis-jenis infidelity hingga contoh infidelity dalam hubungan dan penyebab infidelity termasuk dampak infidelity dan cara mengatasi infidelity .

( Tribunpekanbaru.com / Pitos Punjadi )

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.