SURYA.co.id SURABAYA – PT. Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (Spindo) resmi menandatangani kerjasama strategis dengan iForte Energi Nusantara, penyedia solusi energi terbarukan.
Pengalaman iForte Energi sebagai salah satu pengembang energi listrik tenaga surya dengan dukungan infrastruktur dan kapabilitas teknologi dari Protelindo dan iForte sebagai induk perusahaan, menjadi pondasi penting menghadirkan solusi energi bersih yang terintegrasi, efisien, dan berkelanjutan bagi Spindo.
Penandatanganan kerja sama ini mencakup implementasi PLTS Atap untuk Spindo Plant/Unit 5 dan PLTS Hybrid untuk Spindo Plant/Unit 7.
iForte Energi membangun instalasi PLTS pada Plant/Unit 5 dengan kapasitas 904 Kwp.
Sementara itu, Spindo Plant/Unit 7 menjadi fasilitas yang diimplementasikan dengan sistem Hybrid berkapasitas 5,4 MWp.
Tingkatkan Stabilitas
Dilengkapi dengan sistem Battery Energy Storage System (BESS) berkapasitas 1 MWh guna meningkatkan stabilitas dan optimalisasi suplai energi, menjadikannya sebagai sistem PLTS Hybrid terbesar di pulau Jawa dalam sektor manufaktur.
Secara keseluruhan, kedua fasilitas tersebut mampu menghasilkan energi listrik sebesar 9.431,31 MWh per tahun dan memberikan kontribusi pengurangan emisi karbon hingga 8.488 ton CO₂, ekuivalen dengan penanaman 188.626 pohon setiap tahun.
Skala dan dampak ini menegaskan posisi proyek sebagai salah satu inisiatif PLTS paling signifikan di sektor manufaktur pulau Jawa.
Pada kesempatan yang sama, Spindo dan iForte Energi juga meresmikan PLTS yang telah terpasang di Plant/Unit 1, 2, dan 3, dengan total kapasitas produksi energi sebesar 2.1 MWp per tahun.
Instalasi ini turut berkontribusi pada pengurangan emisi karbon sebesar 2.806 ton CO₂ setiap tahun, setara dengan penanaman 62.356 pohon.
Peresmian ini menegaskan keberlanjutan kolaborasi dan komitmen jangka panjang kedua perusahaan dalam menghadirkan energi hijau secara bertahap namun masif di seluruh fasilitas Spindo.
Sebagai perusahaan manufaktur pipa baja terkemuka, Spindo terus mendorong transformasi operasional menuju proses yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
Sementara itu, iForte Energi hadir sebagai mitra strategis yang menawarkan teknologi energi surya end-to-end, termasuk Solar OPEX Model, yang memungkinkan pemanfaatan energi surya tanpa investasi awal (zero capex).
Wakil Direktur Utama Spindo, Tedja Sukmana Hudianto menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan daya saing industri melalui energi yang lebih hemat dan berkelanjutan.
“Integrasi energi surya ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk mengoptimalkan operasional sekaligus mendukung agenda industri hijau,” ujar Wakil Direktur Utama Spindo, Tedja Sukmana Hudianto.
Dari pihak iForte Energi, kolaborasi ini menjadi bukti bahwa teknologi energi surya semakin relevan bagi sektor manufaktur.
“Kami sangat antusias menjadi mitra SPINDO dalam menghadirkan solusi energi surya yang minim risiko, dengan jaminan performa dan kualitas,” ungkap Mohamad Iwan, Presiden Direktur dan CEO iForte Energi.
Di saat yang sama, iForte Energi memperluas penerapan teknologi Solar PV di sektor manufaktur dan memperkuat posisinya sebagai penyedia solusi energi bersih yang andal.
Inisiatif ini diharapkan tidak hanya menjadi kontribusi signifikan dalam upaya pengurangan emisi karbon di Surabaya.
Tetapi juga menginspirasi pelaku industri lain di Jawa Timur untuk mengambil langkah konkret menuju penggunaan energi terbarukan.
Melalui proyek PLTS Hybrid terbesar ini, Spindo dan iForte Energi menegaskan bahwa keberlanjutan bukan lagi sekadar pilihan—melainkan strategi penting untuk membangun masa depan industri yang lebih efisien, hijau, dan bertanggung jawab.