TRIBUNJAKARTA.COM - Satu keluarga yang terdiri dari, suami Idik Tasdik (46), istrinya Itiar (42), serta anak ketiganya, MA Miyaz (8), tewas dalam kecelakaan maut.
Mobil yang mereka tumpangi tertimpa truk kontainer di Jalan Raya Tanggul Rawa Gabus, Desa Kondang Jaya, Kecamatan Karawang Timur, Minggu (15/2/2026).
TribunJakarta.com merangkum 5 fakta dari peristiwa tersebut:
Saat kejadian, Idik dan keluarganya baru saja pulang dari acara syukuran atas pencapaian anak mereka yang berhasil menjadi penghafal Al-Qur’an (tahfiz) 30 juz.
Idik mengemudikan minibus Toyota Corolla bernomor polisi T-1275-KN.
Di kursi depan, duduk Itiar bersama anak ketiganya, MA Miyaz.
Sementara itu, anak-anak mereka yang lain, Hafid, Sifa, dan Echa, duduk di bangku belakang.
Malam itu, keluarga tersebut hendak kembali ke rumahnya di Perumahan Citra Kebun Mas Blok H, Desa Bengle, Kabupaten Karawang.
Setibanya di lokasi kejadian, sebuah truk kontainer tiba-tiba terguling dan menimpa bagian depan kendaraan yang dikendarai Idik.
Akibat peristiwa tersebut, Idik, Itiar, dan MA Miyaz tewas di tempat kejadian.
Sementara itu, Hafid mengalami patah kaki dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Dua anak lainnya, Sifa dan Echa, mengalami luka ringan serta trauma.
Peristiwa ini menjadi duka mendalam bagi keluarga dan kerabat korban.
Ketua RT 28 Perumahan Citra Kebun Mas, Agung Mulyoto (54) mengatakan, almarhum Idik Tasdik dikenal sebagai sosok teladan di lingkungan tempat tinggalnya.
Idik juga aktif sebagai pengurus perumahan, begitu pula sang istri.
Agung menyebut musibah ini terasa sangat menyayat hati karena keluarga korban baru saja menggelar acara syukuran.
"Dia itu sosok yang teladan bagi warga, istrinya juga aktif sebagai pengurus di perumahan. Mereka itu baru saja pulang syukuran karena anaknya hafal Al-Qur’an," kata Agung.
Truk bernomor polisi B-9107-UEI tersebut diketahui memaksa masuk ke jalan yang memiliki akses sempit dan kontur menurun tajam.
Kasat Lantas Polres Karawang, AKP Sudirianto, menyebut jalan tersebut sebenarnya terlarang bagi kendaraan besar.
Ia menduga ada pihak tertentu yang sengaja memandu sopir truk hingga berani melintasi jalur tersebut.
"Hal ini masih dalam penyelidikan,” kata Sudirianto saat dikonfirmasi, Senin (16/2/2026).
Menurut Sudirianto, saat melintasi jalan tersebut, truk diduga tidak kuat menanjak atau menurun secara stabil.
Hal ini mengakibatkan kendaraan kehilangan kendali hingga akhirnya terguling dan menimpa minibus Toyota Corolla bernomor polisi T-1275-KN yang datang dari arah berlawanan.
Pihak kepolisian bergerak cepat dengan mengamankan pengemudi truk guna pemeriksaan lebih lanjut, termasuk memastikan kondisi fisiknya saat berkendara.
"Kami telah mengamankan sopir truk kontainer dan akan melakukan tes urine di Mapolres Karawang," kata dia. Kecelakaan bermula saat truk melaju di jalan yang menurun.
Sudirianto menduga pengemudi kurang waspada terhadap situasi arus lalu lintas di depannya hingga terjadi benturan fatal yang menimpa minibus tersebut.
"Diduga karena kurangnya kewaspadaan terhadap arus lalu lintas di depannya, pengemudi truk kehilangan kendali hingga akhirnya terguling dan menimpa Toyota Corolla bernomor polisi T-1275-KN yang datang dari arah Kondangjaya," jelas Sudirianto.
Baca juga: Kecelakaan Hari Ini di Lamongan Jatim, Sopir Truk Gandeng Ngantuk Tabrak Pagar, Tiga Rumah Rusak
Baca juga: Tragedi Sekeluarga Tewas Kecelakaan Maut di Karawang, Sosok yang Arahkan Truk ke Jalan Sempit Diburu