TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Turnamen sepak bola usia dini bergengsi, ATP Grassroot Soccer Series 1, sukses digelar di Lapangan Saraga UIN Sunan Gunung Jati, Kota Bandung, Senin (16/2/2026).
Ajang ini menjadi panggung pembuktian bagi Djanur Football Academy (DFA) dalam mengukur hasil pembinaan atlet muda mereka.
CEO Djanur Football Academy, Djadjang Nurdjaman, hadir langsung memantau perkembangan anak asuhnya.
Mantan pelatih Persib Bandung yang akrab disapa Pak Djanur ini menyebut turnamen ini sebagai sarana evaluasi yang sangat krusial.
Menurut Djanur, tujuan utama mengikutsertakan timnya dalam ajang ini adalah untuk melihat sejauh mana penyerapan materi latihan yang dilakukan selama ini.
"Tujuan utama adalah untuk melihat sejauh mana hasil latihan anak-anak. Ini bisa jadi tolok ukur dengan SSB (Sekolah Sepak Bola) lain, untuk melihat sejauh mana perkembangan mereka," ujar Djadjang Nurdjaman kepada Tribun Jabar.
Djanur mengaku bangga dengan performa yang ditunjukkan para siswanya.
Meski akademi miliknya bersifat terbuka dan bukan berisi pemain-pemain pilihan atau seleksi ketat, mereka terbukti mampu memberikan perlawanan sengit di lapangan.
"Secara keseluruhan kita ada banyak progres. Mengingat yang masuk ke Djanur bukan pemain-pemain pilihan, tapi ternyata kita tidak tertinggal jauh. Secara umum, kita masih bisa bersaing," tuturnya dengan nada optimistis.
Meski meraih hasil positif, pelatih legendaris ini tetap menekankan pentingnya evaluasi.
Ia berkomitmen untuk terus meningkatkan standar kepelatihan di akademinya agar para pemain terus berkembang.
"Evaluasinya masih banyak, kita juga harus meningkatkan kualitas latihan kita ke depannya," tambah Djanur.
Dalam turnamen kali ini, Djanur Football Academy berhasil membawa pulang beberapa prestasi di kategori kelompok umur (KU), yaitu:
Menutup keterangannya, Djadjang Nurdjaman menitipkan pesan motivasi bagi seluruh pemain muda Djanur Football Academy yang tengah merintis mimpi di dunia sepak bola.
"Semangat berlatih, terus berproses, sehingga saat turun di turnamen berikutnya kita bisa tampil lebih baik lagi," pungkasnya.
Turnamen ATP Grassroot Soccer Series 1 ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya bibit-bibit pesepak bola profesional yang nantinya akan menghiasi kancah sepak bola nasional maupun internasional. (*)