Baca juga: Arti Kata Infidelity atau Artinya, Ciri, Jenis, Contoh, Penyebab, Dampak, Cara Mengatasi Infidelity
Kata atau istilah infidelity ini sudah sering digunakan kaula muda dalam bahasa formal dan bahasa pergaulan di Riau, baik di media sosial maupun di dunia nyata.
Bagi para kaula muda Pekanbaru atau kaula muda Riau umumnya yang ingin menggunakan kata ini sebagai bahasa dalam pergaulan, simak penjelasannya agar paham artinya dan lawan bicara tidak salah paham.
Secara bahasa atau secara harfiah, infidelity merupakan bahasa Inggris dan dalam bahasa Indonesia, arti kata infidelity atau infidelity artinya adalah ketidaksetiaan; atau penghianatan; atau perselingkuhan.
Secara istilah, arti kata infidelity atau infidelity artinya adalah pelanggaran terhadap kesepakatan atau harapan dalam suatu hubungan eksklusif, terutama hubungan romantis atau pernikahan.
Secara bahasa, arti infidelity dalam Bahasa Gaul adalah perselingkuhan; atau ketidaksetiaan; atau penghianatan.
Secara istilah, arti infidelity dalam Bahasa Gaul adalah selingkuh, main belakang, dua-in, nge-ghosting, tikung, jalan sama yang lain, main api, bokong, pecah kongsi,gak setia.
Berikut penjelasannya :
- Selingkuh: Ini adalah kata yang paling umum dan langsung untuk menggambarkan infidelity. Semua orang pasti tahu artinya.
- Main belakang: Ini lebih menekankan pada tindakan menyembunyikan sesuatu dari pasangan.
- Dua-in: Ini lebih singkat dan sering dipakai anak muda. Artinya punya dua pacar sekaligus.
- Nge-ghosting: Ini kalau selingkuhnya dengan cara tiba-tiba menghilang tanpa kabar dari pacar yang lama.
- Tikung: Ini kalau selingkuhnya dengan merebut pacar orang lain.
- Jalan sama yang lain: Ini lebih halus dan gak terlalu vulgar.
- Main api: Ini metafora, menggambarkan tindakan yang berisiko dan berbahaya.
- Bokong: Ini istilah slang untuk selingkuhan.
- Pecah kongsi: Ini lebih dramatis, menggambarkan berakhirnya hubungan karena infidelity.
- Gak setia: Ini menekankan pada pelanggaran janji setia dalam hubungan.
Berikut contoh kalimat penggunaan infidelity atau sleingkuh dalam percakapan gaul :
- Dia selingkuh sama teman kantornya.
- Ketahuan main belakang, makanya putus.
- Jangan dua-in cewek, gak baik.
- Dia di-ghosting pas lagi sayang-sayangnya.
- Teman gue tikung pacar gue sendiri, sakit banget.
- Gue lihat dia jalan sama yang lain kemarin.
- Jangan main api, nanti kebakar sendiri.
- Dia punya bokong di luar kota.
- Akhirnya mereka pecah kongsi karena masalah infidelity.
- Lo gak setia, gue gak mau lagi sama lo.
Pilihan kata yang tepat tergantung pada konteks pembicaraan dan seberapa eksplisit Anda ingin mengungkapkannya.
Selingkuh merupakan pilihan yang aman dan mudah dipahami, sementara istilah lain mungkin lebih cocok untuk situasi tertentu atau kelompok pergaulan tertentu.
Jangan lupa perhatikan intonasi dan ekspresi wajah saat berbicara, karena bahasa gaul seringkali lebih menekankan pada cara penyampaian daripada kata-kata itu sendiri.
Secara bahasa, arti infidelity dalam Bahasa Melayu Riau adalah ketidaksetiaan.
Secara istilah, arti infidelity dalam Bahasa Melayu Riau adalah curang, menduo, main kayu tiga, khianat, tak setia, belakang-belakang, tak jujur.
Berikut penjelasannya :
- Curang: Ini adalah kata yang paling umum dan sering digunakan untuk menggambarkan infidelity. Kata ini menekankan pada tindakan pengkhianatan dan ketidakjujuran.
- Menduo: Kata ini secara harfiah berarti mendua, atau memiliki dua hubungan sekaligus. Ini lebih spesifik menggambarkan infidelity dalam bentuk memiliki hubungan romantis dengan orang lain selain pasangan resmi.
- Main kayu tiga: Ini adalah ungkapan idiomatis yang menggambarkan infidelity. Asal-usulnya mungkin dari permainan tradisional, dan menekankan pada adanya pihak ketiga dalam hubungan.
- Khianat: Kata ini lebih menekankan pada aspek pengkhianatan dan pelanggaran kepercayaan dalam hubungan.
- Tak setia: Ini adalah terjemahan langsung dari tidak setia, dan menekankan pada pelanggaran janji setia dalam hubungan.
- Belakang-belakang: Ini menggambarkan tindakan yang dilakukan secara diam-diam dan tersembunyi dari pasangan.
- Tak jujur: Ini menekankan pada aspek ketidakjujuran dan penyembunyian kebenaran dalam hubungan.
Berikut contoh kalimat penggunaan infidelity dalam Bahasa Melayu Riau :
- Dia curang dengan bini/lakinya. (Dia selingkuh dengan istri/suaminya.)
- Jangan menduokan orang, berdosa. (Jangan menduakan orang, berdosa.)
- Kasihan, idupnya main kayu tiga. (Kasihan, hidupnya selingkuh.)
- Dia khianat janji pernikahan kami. (Dia mengkhianati janji pernikahan kami.)
- Jangan jadi orang tak setia. (Jangan jadi orang tidak setia.)
- Dia belakang-belakang jumpa dengan perempuan lain. (Dia diam-diam bertemu dengan perempuan lain.)
- Tak jujur dengan pasangan itu tak baik. (Tidak jujur dengan pasangan itu tidak baik.)
Pilihan kata atau frasa yang paling tepat untuk menggambarkan infidelity dalam Bahasa Melayu Riau akan bergantung pada konteks pembicaraan dan apa yang ingin ditekankan.
Curang merupakan pilihan yang paling umum dan mudah dipahami, sementara ungkapan lain mungkin lebih cocok untuk situasi tertentu atau untuk memberikan penekanan yang berbeda.
Penting juga untuk mempertimbangkan audiens dan tingkat keformalan percakapan saat memilih kata-kata.
Sumber: tribunpekabaru.com, kbbi.web.id, kbbi.co.id, yourdictionary.com, Kamus Bahasa Indonesia - Bahasa Melayu Riau
Demikian penjelasan tentang arti infidelity dalam Bahasa Gaul dan arti infidelity dalam Bahasa Melayu Riau serta contoh kalimat .
( Tribunpekanbaru.com / Pitos Punjadi )