SURYA.co.id LAMONGAN – Aksi kemanusiaan ditunjukkan anggota kepolisian saat melintas menuju Polsek Sekaran Kabupaten Lamongan, Jumat (20/2/2026).
Adalah Ipda Purnomo, yang dalam perjalanannya melihat seorang ibu berjalan kaki sambil memanggul dua karung besar berisi barang bekas, Jumat (20/2/2026).
Ibu tersebut diketahui bernama Muntama (56), warga Desa Suci, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.
Sehari-hari ia berjalan kaki sejak subuh hingga selepas Asar untuk mencari rongsokan di sepanjang jalan.
Tanpa ragu, Purnomo bergegas menghentikan kendaraan yang dikendarainya dan menghampiri sang ibu.
Melihat beban berat yang dipikulnya, Ipda Purnomo kemudian menawarkan bantuan dan mengantarkan Ibu Muntama pulang ke rumahnya.
“Beliau sudah puluhan tahun keliling jalan kaki mencari barang bekas untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari,” ujar Purnomo anggota Polres Lamongan ini kepada SURYA.co.id.
Tak hanya mengantar pulang, polisi tersebut juga memberikan sejumlah uang agar Muntama bisa segera membeli kebutuhan pokok di rumanya.
"Saya terenyuh dan saya beri Rp 1 juta untuk belanja keperluan selama Ramadan," kata Purnomo.
Suasana haru pun tak terelakkan. Muntama memeluk dan mendoakan para anggota polisi dengan mata berkaca-kaca.
Tangis bahagia pecah sebagai ungkapan syukur atas rezeki yang datang di hari itu.
Aksi sederhana namun penuh makna ini menjadi pengingat tentang pentingnya kepedulian terhadap sesama.
Di tengah rutinitas tugas, empati dan rasa kemanusiaan tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari pengabdian aparat kepada masyarakat.
“Ya Allah Ya Rabb, jaga hati kami agar selalu pandai bersyukur atas segala nikmat ini. Aamiin,” ucap Ipda Purnomo penuh harap.
Ipda Purnomo, Kanit Binpolmas Polres Lamongan, Polda Jawa Timur, dikenal berkat dedikasi kemanusiaannya merawat ratusan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dan terlantar.
Ia mendirikan Yayasan Berkas Bersinar Abadi di Desa Nguwok, Lamongan, untuk memberikan tempat tinggal, perawatan, dan rehabilitasi gratis selama lebih dari 7 tahun.
Ipda Purnomo kerap dipanggil "Polisi Baik", dan aktif di media sosial : Purnomo Polisi Baik untuk menyebarkan edukasi dan menggalang bantuan.