SURYAMALANG.COM, MAGETAN - Pasangan di Kabupaten Magetan yang usianya terpaut jauh menjadi viral di media sosial.
Sebuah video menunjukkan keduanya duduk berdekatan dalam sebuah ruangan, masih berada satu meja dengan seorang petugas pencatatan pernikahan.
Disaksikan keluarga kedua pihak, petugas kemudian menanyakan kesediaan maupun alasan mempelai perempuan, memilih kekasihnya sebagai suami.
“Apakah panjenengan (anda) menerima pinangan dari Nusantoro Jati, alasannya apa,” ujar petugas itu.
Mendengar pertanyaan tersebut, perempuan itu menerimanya, dengan memberikan isyarat menganggukan kepala, disertai senyum sumringah.
“Cinta, Pak,” jawabnya hingga disambut suka cita dan tawa oleh pasangannya.
Belakangan diketahui sepasang kekasih itu bernama Nusantoro Jati (42), warga Kelurahan Kepolorejo, Kecamatan/Kabupaten Magetan, dan Gracia Angelica Mayangsari (19), warga Dukuh Kauman, Desa Plumpung, Kecamatan Plaosan.
Acara tersebut merupakan bagian dari persiapan pernikahan, yang digelar sebagai bentuk keseriusan mereka.
Pernikahan itu viral di media sosial, lantaran dinilai berbeda zaman serta selisih usia terpaut 23 tahun.
Dihubungi melalui aplikasi pesan singkat, Jumat (20/2/2026), Nusantoro Jati menceritakan awal mula pertemuannya dengan Gracia.
Baca juga: Tanah Longsor di Telaga Sarangan Magetan, Sejumlah Sepeda Motor Milik Wisatawan Tercebur
“Ketemunya itu sekitar setengah tahunan, 2025 silam. Pas dia nyanyi panggung di Magetan."
"Ketemu terus saya ajak kenalan, cocok, rasanya berbeda pokoknya. Baru pertama kali jatuh cinta,” ungkap Jati kepada SURYAMALANG.COM.
Jati yang dikenal sebagai seorang wiraswasta ini mengaku tak butuh waktu lama.
Setelah kenalan ia langsung menyatakan rasa cintanya kepada Gracia.
“Pacaran sekitar 3 bulanan. Habis itu saya ajak ke jenjang serius. Minta restu ke kedua orang tua,” tuturnya.
Mbah Jati, sapaan lekatnya, tidak menampik ketika meminta doa restu kepada kedua orang tua dari Gracia, sempat mendapat penolakan.
“Awalnya tidak direstui, perbedaan umur yang jauh. Bahkan sampai jenjang kelurahan, dibantu lurah setempat, akhirnya kami berhasil meyakinkan, direstui, diterima keluarga besar,” bebernya.
Hanya pacaran tiga bulan, Jati dan Gracia mantap bertunangan pada Kamis (5/2/2026), lalu melanjutkan ke pernikahan pemberkatan gereja Minggu (15/2/2026).
“Gracia sosok yang baik, bisa diatur, dibina. Dari situ saya mantap menikahi dia,” tegasnya.
Saat ditanya soal rencana ke depan, Jati meminta Gracia fokus menjadi seorang Ibu Rumah Tangga, dan menetap di Kabupaten Magetan.
“Kami sudah punya rumah sendiri di Magetan. Apalagi Gracia baru lulus sekolah jenjang tinggi, lalu bekerja sebagai penyanyi panggung. Maka dari itu saya minta ia jadi Ibu Rumah Tangga,” kata Jati.
Di satu sisi, Jati dan Gracia tidak menyangka lantaran momen mengikat janji suci, yang diunggah di media sosial jadi buah bibir netizen hingga viral.
“Saya suka dengan kepribadian Jati, yang dewasa, bikin nyaman, saling cocok satu sama lain,” terang Gracia.
Dari pernikahan ini, Jati berpesan kepada masyarakat, khususnya bagi kaum adam yang masih melajang, agar tetap percaya diri dan berani melangkah setiap mengambil keputusan.
“Kalau orang komentar positif negatif, diabaikan saja, itu terserah mereka. Yakin dengan pilihan kita, mampu menunaikan segala konsekuensi, karena banyak yang menunggu jodoh hingga tak terasa sudah tak lagi muda,” tandas Jati.