TRIBUNJOGJA.COM - Mengonsumsi buah kurma saat sahur dan berbuka puasa memiliki sejumlah manfaat baik bagi tubuh.
Bukan sekadar tradisi, namun manfaat mengonsumsi buah kurma saat sahur dan berbuka puasa ini ternyata memiliki landasan ilmiah yang kuat.
Buah khas asal Timur Tengah ini adalah paket lengkap nutrisi yang dirancang untuk membantu tubuh beradaptasi dengan pola makan saat puasa.
Berikut alasan mengapa Anda sebaiknya tidak melewatkan kurma saat sahur dan berbuka puasa.
Energi Cadangan yang Stabil
Saat sahur, kita membutuhkan makanan yang memberikan rasa kenyang lebih lama dan energi yang konstan.
Pelepasan Energi Lambat
Kurma mengandung serat tinggi yang membantu memperlambat penyerapan gula.
Ini mencegah lonjakan gula darah yang drastis dan memberikan aliran energi yang stabil selama berjam-jam.
Kaya Serat
Kandungan seratnya membantu sistem pencernaan bekerja lebih efisien, sehingga Anda tidak cepat merasa lapar di siang hari.
Mencegah Dehidrasi
Kurma mengandung kalium (potasium) yang membantu menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit dalam tubuh.
Baca juga: Anak-Anak Dijamin Suka! Resep Es Nangka Jelly untuk Takjil Buka Puasa
Pemulihan Lembut
Setelah belasan jam tidak mendapat asupan, tubuh membutuhkan "bahan bakar" cepat yang tidak mengagetkan sistem pencernaan.
Glukosa Alami yang Cepat
Kurma mengandung gula alami (glukosa, fruktosa, dan sukrosa) yang sangat mudah diubah menjadi energi.
Ini sangat efektif untuk mengatasi lemas dan pusing akibat hipoglikemia (gula darah rendah) setelah seharian berpuasa.
Ramah di Lambung
Tekstur kurma yang lembut dan seratnya yang larut membantu mempersiapkan lambung yang sedang beristirahat untuk menerima makanan yang lebih berat nantinya.
Antioksidan Tinggi
Kurma kaya akan flavonoid dan asam fenolat yang berfungsi menangkal radikal bebas dan mengurangi peradangan dalam tubuh setelah seharian beraktivitas dalam kondisi berpuasa. (*)