TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - PSPS Pekanbaru kembali meraih hasil imbang di laga tandang kedua putaran ketiga Championship.
Bermain di markas Adhyaksa FC, Jumat (20/2/2026) malam, skuat Askar Bertuah menyudahi pertandingan 2-2.
Hasil tersebut baik bagi PSPS Pekanbaru yang nyaris kalah. Gol menit akhir Natanael Siringo-ringo menyelamatkan PSPS sekaligus membawa satu poin dari Banten.
Meskipun hasil tersebut tidak banyak membantu PSPS Pekanbaru di papan Klasemen grup A, namun positif dari perkembangan permainan.
Sebelumnya PSPS Pekanbaru juga berhasil membawa satu poin dari markas Persiraja Banda Aceh.
Jika mengevaluasi darjbdua laga tersebut, secara keseluruhan PSPS Pekanbaru menujukkan kemajuan. Pasalnya, pada putaran kedua, PSPS juga bermain di markas Persiraja dan Adhyaksa. Hasilnya PSPS Pekanbaru kalah telak
Perombakan pemain dan taktik Aji Santoso telah memberikan perubahan mendasar pada permainan PSPS Pekanbaru. Itu tampak dari agresifitas permainan.
Hanya saja yang jadi catatan adalah lini belakang PSPS Pekanbaru. Kerap lengah di menit-menit akhir pertandingan. Inilah yang jadi evaluasi bagi manajemen.
Kembali meraih hasil imbang, tidak banyak membantu PSPS Pekanbaru di papan klasemen. Mereka masih tertahan di posisi delapan klasemen dengan 23 poin.
Masih dalam jangkauan Persekat Tegal yang berada di zona degradasi. Persekat memiliki 19 poin. Mereka baru akan bermain menghadapi PSMS Medan.
Jika Persekat menang, mereka akan memiliki 22 poin. Artinya jarak dengan PSPS Pekanbaru hanya satu poin saja. Itu bisa membahayakan bagi PSPS Pekanbaru.
Maka, tim Askar Bertuah harus bisa memaksimalkan sisa laga yang mereka mainkan. Tanggal 28 Februari nanti, PSPS Pekanbaru akan bermain di kandang sendiri di Stadion Kaharuddin Nasution.
Anak asuhan Aji Santoso akan meladeni Garudayaksa FC. Klub yang kini menguasai papan klasemen.
Melihat lawan yang akan diladeni, tentu saja bukan perkara mudah bagi PSPS Pekanbaru. Namun, ada optimisme setelah dua laga imbang.
Giliran PSPS Pekanbaru yang akan bermain di kandang sendiri. Tentu harus dimaksimalkan dengan baik. PSPS Pekanbaru harus mendapatkan poin penuh jika ingin lepas dari kejaran Persekat.
Garudayaksa FC 37 poin
Adhyaksa FC 37 poin
Sumsel United 31 poin
Bekasi City 30 poin
PSMS Medan 29 poin
Persiraja 28 poin
Persikad Depok 26 poin
PSPS Pekanbaru 23 poin
Persekat 19 poin
Sriwijaya FC 2 poin
Hasil akhir pertandingan Adhyaksa FC vs PSPS Pekanbaru 2-2. Natanael Siringo menyelamatkan Askar Bertuah dari kekalahan.
Bermain di Banten Internasional Stadion (BIS) markas Adhyaksa FC, anak asuhan Aji Santoso memberikan perlawanan.
PSPS Pekanbaru bahkan unggul lebih dulu di menit ke 32 melalui Vieri Ariyanto.
Adhyaksa FC kemudian menyamakan kedudukan di menit akhir pertandingan babak pertama melalui Dandy Sonriza.
Babak pertama berakhir imbang 2-2.
Memasuki babak kedua, Adhyaksa FC berusaha untuk menggempur pertahanan PSPS Pekanbaru.
Permainan diambil alih PSPS Pekanbaru lewat sejumlah peluang yang mereka ciptakan.
Namun, pertahanan Adhyaksa FC mampu menahan gempuran tersebut.
Tak mau malu di hadapan fans sendiri, Adhyaksa FC mengintensifkan serangan.
Hasilnya menit ke 83, Silva membawa tuan rumah berbalik unggul.
Permainan makin ketat dengan kedua tim saling jual beli serangan.
PSPS Pekanbaru berusaha keras untuk mendapatkan gol balasan.
Nyaris mengakhiri pertandingan dengan kekalahan, pasukan Aji Santoso akhirnya mampu mencetak gol penyeimbang di menit akhir pertandingan.
Natael Siringo-ringo mencatatkan namanya di papan skor lewat golnya di menit ke 90 plus 6 menit.
Gol yang menyelamatkan PSPS Pekanbaru sekaligus menggagalkan tiga poin bagi Adhyaksa FC.
Hasil tersebut tak banyak merobah posisi kedua tim di papan klasemen. PSPS Pekanbaru masih berada di posisi delapan klasemen dengan 23 poin.
Sedangkan Adhyaksa FC berada di posisi dua dengan 37 poin.
Pertandingan selanjutnya PSPS akan bermain di Stadion Kaharuddin Nasution, Rumbai Pekanbaru pada tanggal 28 Februari 2026 menghadapi Garudayaksa FC. (Tribun Pekanbaru/Budi Rahmat)