Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Nur Rahma Sagita
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN – Harga emas 24 karat di Toko Emas Rahmat, Pasar Ampera, Bengkulu Selatan, Sabtu (21/2/2026), turun menjadi Rp2.500.000 per gram.
Sebelumnya, harga emas sempat berada di angka Rp2.600.000 per gram.
Berdasarkan data yang dihimpun TribunBengkulu.com, kenaikan maupun penurunan harga emas merupakan hal yang biasa terjadi.
Meski harga emas masih tergolong tinggi, minat masyarakat untuk membeli maupun menjual emas tetap tinggi.
Hal ini terlihat dari aktivitas warga yang masih mendatangi toko emas untuk bertransaksi.
Dipengaruhi Dolar dan Kondisi Global
Salah satu karyawan toko emas, Ero (28), mengatakan naik turunnya harga emas tidak dapat dipastikan setiap hari.
Jika terjadi kenaikan, biasanya berkisar antara Rp10 ribu hingga Rp50 ribu per gram per hari.
“Naik turunnya harga emas itu pasti ada. Untuk besaran kenaikan pastinya kami tidak tahu, karena harga emas mengikuti harga dolar. Jika dolar naik, maka harga emas ikut naik. Kenaikan ini merupakan hal yang wajar,” ujar Ero kepada TribunBengkulu.com, Sabtu (21/2/2026).
Menurutnya, kenaikan harga emas juga dipengaruhi kondisi global seperti perang dagang dan menguatnya nilai dolar.
Meski demikian, harga yang berlaku merupakan harga nasional dan tidak dipengaruhi hari-hari besar maupun libur nasional.
“Kami tidak bisa memperkirakan kenaikan setiap hari itu berapa, karena melihat dari pergerakan dolar dan harga nasional,” ungkap Ero.
Harga Buyback dan Imbauan Waspada Hoaks
Sementara itu, harga beli kembali emas berada di angka Rp2.380.000 per gram.
Harga tersebut menyesuaikan dengan harga beli saat itu.
Jika harga beli naik, maka harga jual kembali juga ikut naik, begitu pula sebaliknya.
Ero mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya kepada oknum tidak bertanggung jawab yang menyebarkan informasi hoaks terkait harga emas, terutama kabar penurunan drastis.
Masyarakat disarankan datang langsung ke toko emas untuk memastikan informasi harga terbaru setiap harinya.