Kecelakaan di Jalur Trans Sulawesi Kolaka, Pengendara Scoopy Dilarikan ke RS Usai Tabrak Toyota Rush
Amelda Devi Indriyani February 21, 2026 11:50 AM

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI- Kecelakaan lalu lintas di jalur Trans Sulawesi, tepatnya di Desa Malaha, Kecamatan Samaturu, Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Jumat (20/2/2026) sore.

Insiden yang melibatkan satu unit mobil Toyota Rush dan sepeda motor Honda Scoopy ini mengakibatkan satu orang harus dilarikan ke rumah sakit.

​Kepala Kepolisian Resor atau Kapolres Kolaka melalui Kasi Humas Iptu Dwi Arif, membenarkan peristiwa yang terjadi sekira pukul 15.30 Wita tersebut.

​Kata Ia, peristiwa bermula saat sepeda motor Honda Scoopy warna hitam tanpa plat nomor yang dikendarai oleh I (18), warga Desa Ulu Lapao, bergerak dari arah Kolaka menuju Wolo. 

Saat memasuki area tikungan di Desa Malaha, muncul kendaraan roda empat Toyota Rush dengan nomor polisi DT 19** BJ yang dikemudikan oleh J (41), warga Kabupaten Kolaka Utara.

Baca juga: Kronologi Kecelakaan Toyota Rush Vs Yamaha RX King di Konawe Selatan, Hindari Jalan Berlubang

​"Keduanya bertemu secara bersamaan di titik tikungan tersebut sehingga tabrakan tidak dapat terhindarkan," ujar Iptu Dwi Arif saat dikonfirmasi.

​Akibat benturan keras tersebut, pengendara motor I mengalami luka yang cukup serius. 

Berdasarkan laporan medis awal, korban menderita luka lecet pada bagian betis dan paha sebelah kanan, serta pergeseran tulang pinggul (diskolasi) pada bagian kanan.

​"Korban saat ini sedang dalam persiapan untuk dirujuk ke Rumah Sakit SMS Berjaya guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut terkait cedera tulang yang dialaminya," tambah Iptu Dwi Arif.

Ia pun mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, terutama yang melintasi jalur Trans Sulawesi, untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan saat berada di area rawan seperti tikungan tajam dan tanjakan.

Baca juga: Waspada Jalan Berlubang di Bypass Kolaka Utara Sulawesi Tenggara, Pengendara Sering Kecelakaan

​"Kami meminta pengendara untuk selalu menjaga kecepatan dan konsentrasi, terutama di titik-titik buta (blind spot) agar kejadian serupa tidak terulang kembali," ucapnya.

Samaturu berjarak 202 kilometer dari Kota Kendari, ibu kota Provinsi Sultra. 

Memerlukan waktu tempuh sekira 5-6 jam berkendara naik mobil atau motor.(*)

(Tribunnewssultra/Sugi Hartono)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.