TRIBUNSTYLE.COM - Momen sahur pertama Luna Maya di tahun 2026 mendadak jadi perbincangan hangat.
Jauh dari kesan mewah, istri Maxime Bouttier ini justru tampil bersahaja dengan duduk lesehan saat menyantap hidangan sahur bersama masyarakat Aceh.
Seperti yang kita pahami, sahur bukan sekadar rutinitas makan dan minum di waktu dini hari.
Lebih dari itu, sahur adalah amalan penting sekaligus ikhtiar untuk mempersiapkan fisik dan spiritual sebelum menjalani ibadah puasa hingga matahari terbenam.
Namun, ada yang berbeda dengan Ramadan 2026 bagi Luna Maya.
Jika biasanya ia menghabiskan waktu di ibu kota, kali ini Aceh menjadi tempatnya mengawali langkah di bulan suci.
Baca juga: Vicky Prasetyo Siap Gelar Bukber Spesial, Mau Kumpulkan Para Mantan, Zaskia Gotik hingga Angel Lelga
Kehadirannya di "Serambi Mekkah" tersebut bukan tanpa alasan, melainkan untuk menjalankan misi kemanusiaan pascabencana.
Melalui Yayasan Luna Maya Nawasena yang berkolaborasi dengan WWF Indonesia, Luna Maya turun langsung ke lapangan.
Tak hanya sekadar meninjau kerusakan infrastruktur, ia juga hadir untuk memberikan dukungan moral serta menyalurkan bantuan pemulihan bagi warga yang terdampak.
Kesederhanaannya saat sahur bersama warga pun menjadi bukti nyata kepeduliannya yang menyentuh hati.
Momen haru sekaligus menginspirasi ini terekam jelas dalam unggahan akun @kuyentertainment pada (19/02/2026).
Dalam video singkat yang diambil oleh salah seorang warga Aceh, terlihat betapa cairnya suasana sahur bersama sang artis.
Luna Maya tampak begitu nyaman duduk lesehan di atas tikar bambu yang sederhana.
Penampilannya pun jauh dari kesan glamor; ia hanya mengenakan busana berwarna oranye yang dipadukan dengan celana abu-abu santai.
Dengan rambut yang diikat praktis dan wajah polos tanpa riasan, Luna tampak menyatu di antara warga lokal dan para kru yang mendampinginya.
Sesekali ia terlihat menunduk khusyuk, menikmati setiap suapan makanan yang tersaji di piringnya dengan penuh rasa syukur.
"Di tengah hangatnya momen sahur pertama Ramadan, Luna Maya memilih berada jauh dari kenyamanan rumah."
"Luna rela sahur di Aceh demi meninjau langsung kondisi pasca bencana yang hingga kini belum sepenuhnya pulih."
"Luna kasih bukti kalau Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tapi juga tentang menghadirkan empati dan kepedulian," tulis pemilik akun.
Aksi Luna Maya yang menjalani sahur pertama di Aceh pada Ramadan 2026 ini langsung panen beragam pujian dari netizen. Kolom komentar pun seketika dibanjiri apresiasi yang luar biasa.
"Keren Luna, mksih Luna," tulis akun @ov***.
"Luna Maya mau ya makan ngemper gitu keren kmu Lun, trimakasih bantuan ny smoga dilncarkan smua urusan nya," tambah akun @bap****.
"Dia memang benar-benar rendah hati," tambah akun @luf***.
Baca juga: Dulu Idola Remaja, Begini Kabar Teuku Wisnu usai Vakum dari TV, Sukses Rintis Ladang Cuan Baru
Ramadan adalah momen yang paling dinantikan oleh umat Muslim di seluruh penjuru dunia.
Sebagai bulan kesembilan dalam kalender Hijriah, Ramadan hadir membawa kesejukan melalui keberkahan, ampunan, dan kesempatan emas untuk meningkatkan kualitas ibadah.
Selama sebulan penuh, puasa dijalankan dari fajar menyingsing hingga matahari terbenam. Ibadah ini bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan sebuah bentuk ketaatan serta seni pengendalian diri yang mendalam.
Di Indonesia sendiri, napas Ramadan selalu berkelindan dengan kekayaan tradisi yang begitu khas.
Tengok saja keriuhan di kota besar seperti Jakarta; suasana sore hari selalu hidup dengan perburuan takjil yang meriah.
Sementara di berbagai pelosok daerah, gema tradisi membangunkan sahur dan hangatnya buka puasa bersama tetap menjadi bagian tak terpisahkan yang merekatkan silaturahmi.
Pada akhirnya, Ramadan 2026 bukan hanya sekadar siklus tahunan. Ia adalah momentum spiritual yang sarat makna.
Dengan niat yang tulus dan persiapan yang matang, bulan suci ini menjadi ruang bagi kita untuk memperdalam iman, memperbaiki diri, serta menumbuhkan empati yang lebih nyata terhadap sesama.
(TribunStyle.com/Grid.ID)