Pencuri Berjaket Hitam di Bondowoso Kian Meresahkan, Warga Minta Polisi Bertindak
Haorrahman February 21, 2026 01:37 PM

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Bondowoso - Aksi pencurian yang dilakukan pencuri berjaket hitam di sejumlah toko modern di Kabupaten Bondowoso dalam beberapa hari terakhir, meresahkan  warga. Dalam satu malam, dua kejadian serupa dilaporkan terjadi di wilayah Kelurahan Sekarputih, Kecamatan Tegalampel, Kamis (19/2/2026).

Salah satu korban adalah Raras (37), ibu rumah tangga asal Sekarputih. Belanjaan yang dibelinya untuk persiapan sahur raib digondol seorang pria berjaket hitam. Peristiwa tersebut terekam kamera pengawas (CCTV) toko.

Tak hanya Raras, seorang karyawan toko modern berinisial IN di kelurahan yang sama juga melaporkan kehilangan barang pada malam yang sama. Ia mengungkapkan, saat kejadian kondisi toko sedang ramai sehingga karyawan tidak langsung menyadari adanya pencurian.

“Setelah dicek melalui CCTV, diduga pencurian terjadi pukul 21.00 WIB,” ujar IN saat dikonfirmasi, Sabtu (21/2/2026) pagi.

Baca juga: Bahan Belanja untuk Sahur Milik Ibu Rumah Tangga di Bondowoso Dicuri, Pencurian Terekam CCTV

Pelaku yang Sama

Dari hasil pengecekan stok, diketahui 10 butir cokelat Kinder Joy dan sosis merek Champ hilang. Total kerugian diperkirakan sekitar Rp170 ribu.

IN menduga pelaku yang beraksi di tempatnya merupakan orang yang sama dengan pelaku pencurian di toko modern di Jalan Santawi, Kelurahan Tamansari. Dugaan itu muncul setelah ia membandingkan rekaman CCTV di tempat kerjanya dengan video yang beredar terkait kejadian yang menimpa Raras.

“Yang mengambil di toko persis, Kak. Sepeda motor dan pakaiannya sama. Mohon infonya jika ada perkembangan, karena CCTV di toko tidak terlihat pelat nomornya,” ungkapnya.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari aparat penegak hukum terkait tindak lanjut kasus tersebut.

Baca juga: Pencurian Dua Motor di Kosan Bondowoso Terekam CCTV, Pelaku Beraksi Dini Hari

Warga Desak Aparat Bertindak

Raras berharap aparat kepolisian segera mengambil tindakan agar kejadian serupa tidak terulang. Menurutnya, persoalan ini bukan semata-mata soal nilai kerugian.

“Ini bukan soal nilainya yang mungkin hanya Rp100 ribu sampai Rp200 ribu, tapi ini sangat meresahkan. Bagaimana caranya agar polisi segera bertindak,” tegasnya.

Warga pun berharap peningkatan patroli dan respons cepat dari aparat dapat memberikan rasa aman, terutama menjelang waktu sahur dan malam hari ketika aktivitas belanja meningkat.



© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.