TRIBUNPRIANGAN.COM – Tribuners, bagaimana di puasa hari ke-4 ini berjalan dengan lancar?
Ya, semoga puasa yang kamu jalani terus diberikan kelancaran ya.
Selama sebulan penuh, umat Islam seluruh dunia serentak melaksanakan ibadah puasa dengan niat memenuhi perintah Allah.
Dalam Islam, selain bernilai ibadah dan bukti ketaatan seorang hamba kepada Tuhannya, puasa memiliki banyak keutamaan.
Selain berpuasa, para muslim diwajibkan untuk terus memperbaharui keimanannya di bulan sebagai nilai tambah pahala.
Salah satu amalan penambah iman di bulan adalah mendengar kultum dari penceramah.
Baca juga: Jadwal Imsak, Buka Puasa dan Salat untuk Kota Tasikmalaya 3 Ramadan 1447 H/21 Februari 2026
Kultum adalah akronim dari kuliah tujuh menit yang berisi pesan atau nasihat kebaikan kepada sesama muslim di depan umum.
Kultum biasanya disampaikan oleh pendakwah, ustaz, tokoh atau para bapak yang memiliki tanggung jawab untuk mengisi sesi tersebut.
Nah, di bulan Ramadan, kultum biasanya mudah ditemui dan disampaiakan sebelum buka puasa, sebelum salat tarawih atau sesudah subuh.
Maka dari itu, berikut ini dia contoh kultum untuk 4 Ramadan 1447 H/2026.
Baca juga: Jadwal Imsak, Buka Puasa dan Salat untuk Kabupaten Ciamis 3 Ramadan 1447 H/21 Februari 2026
Judul: Siksa Kubur
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Sesungguhnya segala puji bagi Allah, kami memuji-Nya, memohon pertolongan dan ampunan-Nya. Kami berlindung kepada Allah dari kejahatan diri kami dan kejelekan amal perbuatan kami.
Barangsiapa yang diberikan petunjuk oleh Allah, maka tidak ada yang (dapat) menyesatkannya. Dan siapa yang (Allah) sesatkan, maka tidak ada yang (dapat) memberikan petunjuk kepadanya. Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan (yang berhak untuk disembah) selain Allah, tidak ada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad a adalah hamba dan utusan-Nya.
Baca juga: Jadwal Imsak, Buka Puasa dan Salat untuk Kabupaten Garut 3 Ramadan 1447 H/21 Februari 2026
Ma'asyiral muslimin rahimani wa rahimakumullah
Seorang muslim haruslah beriman terhadap hal-hal yang ghaib yang telah ditetapkan dalam syariat Islam yang mulia. Dan tidak ada yang mengetahui perkara ghaib selain Allah. Allah SWT berfirman:
Katakanlah, “Tidak ada seorang pun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib, kecuali Allah.” (QS. An-Naml: 65)
Di antara perkara ghaib yang harus diimani oleh seorang muslim adalah tentang adanya siksa kubur. Keberadaan siksa kubur telah ditetapkan di dalam Al-Quranul Karim. Allah SWT berfirman:
“Kepada mereka dinampakkan Neraka pada pagi dan petang, dan pada hari terjadinya Kiamat. (Dikatakan kepada malaikat), “Masukkanlah fir'aun dan kaumnya ke dalam siksa yang sangat keras.” (QS. Al-Mu'min: 46)
Berkata Al-Hafizh Ibnu Katsir, ketika menafsirkan ayat di atas:
“Ayat ini merupakan pokok yang agung dalam pendalilan Ahlus Sunnah tentang (adanya) siksa barzah di alam kubur, yaitu firman Allah SWT, “Kepada mereka dinampakkan Neraka pada pagi dan petang.”
Adanya siksa kubur ditetapkan pula di dalam hadist. Sebagaimana diriwayatkan dari Aisyah r.a, ketika ia bertanya kepada Rasulullah SAW tentang siksa kubur. Rasulullah SAW bersabda:
“Ya, siksa kubur itu benar (adanya).” Aisyah berkata, “Tidaklah aku melihat Rasulullah SAW melakukan suatu shalat, keculi setelah(nya) beliau berlidung dari siksa kubur.” (HR. Nasa'i)
Baca juga: Jadwal Imsak, Buka Puasa dan Salat untuk Kabupaten Sumedang 3 Ramadan 1447 H/21 Februari 2026
Baca juga: Jadwal Buka Puasa 3 Ramadan 1447 H/21 Februari 2026 di Kota Tasikmalaya, Resmi dari Kemenag
Para jama'ah rahimani wa rahimakumullah …
Siksa kubur akan menimpa ruh dan jasad. Hal ini merupakan pendapat Ahlus Sunnah, sebagaimana yang telah dikemukakan oleh Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin. Salah satu penyebab siksa kubur adalah tidak membersihkan diri atau tidak bertabir ketika buang air kecil dan suka mengadu domba atau suka menyebar fitnah. Nabi SAW pernah melalui dua kuburan, lalu bersabda:
“Sesungguhnya kedua penghuni kubur ini sedang disiksa dan keduanya disiksa bukan karena (dosa yang dianggap) besar. Salah satu dari keduanya suka mengadu domba dan yang lainnya tidak bertabir ketika ia buang air kecil.” (HR. Bukhari)
Hendaknya seorang muslim senantiasa berlindung dari siksa kubur, dengan cara berdoa setelah tasyahud akhir sebelum salam. Sebagaimana yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a, ia berkata Rasulullah bersabda:
“Apabila seorang di antara kalian bertasyahud, hendaklah ia berlindung kepada Allah dari empat hal (dengan berdoa) “Ya Allah, aku berlindang kepada-Mu dari siksa Jahannam, dari siksa kubur, dari fitnah hidup dan mati, dan dari keburukan fitnah Dajjal.” (Muttafaq 'alaih)
Demikian yang dapat kami sampaikan. Shalawat dan salam semoga tercurahkan kepada Nabi kita Muhammad, kepada keluarganya, dan para sahabatnya. Dan penutup doa kami, segala puji bagi Allah Rabb semesta alam.
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Nah Tribuners, itu dia naskah kultum Ramadan 1447 H/2026 singkat terbaik untuk 4 Ramadan yang bertepatan dengan 22 Februari 2025. Semoga bermanfaat. (*)