BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Menjaga kualitas dan keamanan produk yang dijual di Pasar Ramadan, Dinas Koperasi UKM Perindag (DKUPP) Kabupaten Tabalong melibatkan BPOM.
Balai POM Tabalong digandeng untuk lakukan pengawasan terhadap keamanan kandungan makanan dan minuman yang dijual di Pasar Ramadan.
Hasil pada pengujian sampel menunjukkan tidak ada ditemukan kandungan bahan berbahaya di makanan maupun minuman.
Selain lakukan pengujian sampel, petugas BPOM juga langsung mengedukasi para pedagang yang ada di Pasar Ramadan.
Baca juga: Resmi Dibuka Bupati Tabalong, Pasar Ramadan di Taman Giat Kota Tanjung Diserbu Pengunjung
Kepala DKUPP Tabalong, Soleh, Sabtu (21/2/2026) sore, mengatakan, pihaknya bekerjasama dengan Balai POM untuk memastikan keamanan makanan dan minuman di Pasar Ramadan.
"Kami bekerjasama BPOM Tabalong untuk memeriksa kandungan makanan dan minuman yang dijual," kata Soleh.
Di mana petugas BPOM saat itu langsung lakukan pemeriksaan sampel yang diambil dari pedagang untuk memeriksa kandungannya.
Ditambahkannya, tahun ini ada empat titik Pasar Ramadan yang difasilitasi dengan
melibatkan sebanyak 214 pelaku UMKM
Empat titik itu berada di Taman Giat Kota Tanjung, di Pasar Kapar, di Tanjung Expo Center Mabuun dan juga di Pasar Kelua.
Sementara Kepala BPOM di Tabalong, Taufiqurrohman, menjelaskan, pengawasan makanan maupun minuman dilakukan agar memastikan tidak ada kandungan berbahaya di dalamnya.
Baca juga: Kebakaran Gegerkan Warga Desa Puain Kiwa Tabalong, Empat Rumah Hangus Terbakar
Sehingga masyarakat yang berbelanja makanan dan minuman di Pasar Ramadan juga aman dari risiko penggunaan bahan berbahaya.
"Prinsipnya ada dua, memastikan menu yang disajikan para pedagang tidak mengandung bahan berbahaya, kedua mengedukasi masyarakat dari aspek higienisnya," kata Taufiqurrohman.
Untuk itulah di lapak pedagang juga ada dipasangi stiker dengan barcode yang ketika diakses berisi informasi terkait keamanan pangan. (banjarmasinpost.co.id/donyusman)