SURYA.CO.ID, PONOROGO - Aroma kuah hangat mengepul dari dapur sederhana milik Reni Andika Hapsari di Desa Sedah, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur (Jatim). Di tangannya, ikan lele segar diubah menjadi sajian istimewa yang kini tengah naik daun.
Reni mengolah ikan lele menjadi bakso kenyal tanpa tambahan pengawet. Ia hanya mengandalkan garam dan bumbu pilihan untuk menciptakan rasa gurih alami.
Berbeda dari bakso daging sapi, bakso lele buatannya memiliki tekstur yang jauh lebih lembut dan tidak amis, sehingga aman dikonsumsi mulai dari anak-anak hingga lansia.
Memasuki bulan Ramadan 2026, pesanan bakso lele ini meningkat pesat. Banyak warga memilihnya sebagai menu praktis, sehat dan menyegarkan, baik untuk berbuka puasa maupun sahur.
Pantauan di lokasi, tangan Reni tampak begitu cekatan. Proses dimulai dengan memisahkan daging ikan lele dari kepala, tulang dan kulitnya. Daging bersih tersebut kemudian dimasukkan ke dalam blender hingga halus.
Setelah halus, adonan dicampur dengan garam, bawang putih dan bawang merah, lalu diaduk hingga rata. Adonan kemudian dibentuk bulat-bulat layaknya bakso pada umumnya. Reni menyiapkan dua varian sekaligus untuk memenuhi kebutuhan pelanggan:
Fifi Firda, salah satu pelanggan setia, mengaku ketagihan dengan cita rasa bakso lele ini.
"Langsung segar rasanya untuk berbuka puasa. Ini saya sudah dua kali pesan langsung jadi," ungkap Fifi, Sabtu (21/2/2026).
Menurutnya, rasa bakso lele tak kalah enak dibanding bakso sapi.
"Sekali gigit, langsung terasa lelenya. Saya sering pesan, baik yang sudah jadi maupun frozen. Saya suka ikan lele, makanya menurut saya ini lebih enak dibanding bakso sapi," tambah Fifi.
Sementara itu, Reni Andika Hapsari menjelaskan bahwa ide awal pembuatan bakso ini hanya untuk konsumsi pribadi demi memanfaatkan protein tinggi pada ikan lele. Namun, respons pasar ternyata sangat positif.
"Ikan lele itu kan kandungan proteinnya tinggi. Teksturnya juga lembut sehingga masuk ke semua kalangan. Karena lembut, tidak perlu tambahan pengenyal, cukup garam saja," tutur Reni.
Bakso lele ini kini menjadi primadona baru di Ponorogo. Untuk harganya cukup terjangkau:
Popularitas bakso lele sebagai menu sahur dan buka puasa bukan tanpa alasan. Berdasarkan data kesehatan yang dihimpun, ikan lele (Clarias) merupakan sumber protein hewani yang sangat baik dan rendah lemak.
Dalam 100 gram ikan lele segar, terkandung sekitar 18 gram protein yang penting untuk pembentukan sel dan energi tubuh selama berpuasa.
Selain itu, lele juga kaya akan asam lemak Omega-3 dan Vitamin B12 yang baik untuk kesehatan jantung dan sistem saraf.
Tekstur dagingnya yang lembut dan mudah dicerna menjadikan olahan lele sangat direkomendasikan untuk menjaga stamina di bulan suci.