Kasus Dugaan Perzinaan Naik Sidik, Inara Rusli Sebut Anak Sebagai Penguat
Devi Agustiana February 21, 2026 09:34 PM

Grid.ID - Nama Inara Rusli masih menjadi perbincangan terkait dugaan perselingkuhan dengan Insanul Fahmi, suami Wardatina Mawa. Ia pun mengungkap peran anak yang menjadi kekuatannya.

Seperti diketahui, badai besar menghampiri Inara Rusli setelah dirinya dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh seorang wanita bernama Wardatina Mawa pada Sabtu (22/11/2025) lalu. Dalam laporannya, Mawa menuding Inara menjalin hubungan gelap dengan suaminya, Insanul Fahmi.

Hubungan yang berawal dari relasi bisnis itu berujung pada laporan polisi atas dugaan perselingkuhan dan perzinaan. Tak main-main, Mawa bahkan telah menyertakan barang bukti kuat berupa rekaman CCTV ke pihak berwajib.

Kasus yang bergulir panas ini pun diketahui telah naik ke tahap penyidikan (naik sidik).

Menyusul naiknya status hukum kasus tersebut, Inara Rusli sempat mengunggah permohonan maaf secara terbuka di akun Instagram pribadinya. Meski tak menyebutkan nama Wardatina Mawa secara gamblang, publik meyakini pesan tersirat itu ditujukan untuk sang istri sah.

Inara mengaku menyesal karena ketidaksengajaan dan ketidaktahuannya telah melukai hati orang lain. Ia menyebut bahwa beban berat menghadapi hujatan netizen dan proses hukum perlahan terasa sirna ketika ia kembali ke pelukan anak-anaknya.

"Iya, entah gimana ya aku ngerasa ketika aku bersama anak, baterai kasih sayang aku, curahan kasih sayang aku ke anak aku tuh lebih penuh," kata Inara Rusli dikutip Grid.ID dari YouTube Reyben Entertainmen, Sabtu (21/2/2026).

Mantan personel girlband Bexxa ini mengaku bahwa kehadiran sang buah hati memberikannya kejernihan dalam berpikir dan kewarasan di tengah kekacauan.

"Dan itu yang membuat aku jadi lebih tenang dan jadi lebih jernih dalam berpikir. Jadi apa ya... dan lebih lapang ya, lebih ikhlas menjalani hidup gitu ya."

"Menyampaikan sesuatu juga jauh lebih tulus gitu. Jadi nggak lagi terbebani oleh pikiran-pikiran dan rasa gelisah gitu ya," sambungnya.

Sebagai orang tua tunggal, Inara menyadari bahwa tidak ada ibu yang tidak gelisah saat memikirkan nasib anak-anaknya, apalagi di tengah kasus hukum yang mengancam reputasi dan masa depannya. Momen menyentuh terjadi ketika Inara ditanya seberapa besar peran anak-anak menjadi obat penyembuh lukanya saat ini.

"Aduh kalau ngomongin soal anak-anak jadi... bengek (sesak menahan tangis) deh," akunya.

"Terus terang dengan hadirnya anak-anak membuat aku jauh lebih tenang, jauh lebih damai, jauh lebih menerima takdir. Gitu sih," pungkas Inara.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.