Cianjur (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Cianjur merekomendasikan jalur alternatif Jonggol-Cianjur, Jawa Barat, dinilai layak dilalui saat musim mudik dan balik pada lebaran tahun 2026, setelah dilakukan survei langsung guna persiapan Operasi Ketupat Lodaya 2026.

Kasatlantas Polres Cianjur AKP Aang Andi Suhandi di Cianjur, Sabtu, mengatakan survei dilakukan menyusuri jalur utama Cianjur mulai dari kawasan utara, tengah dan timur Cianjur, masih terdapat kerusakan jalan di sejumlah titik yang harus diwaspadai.

Termasuk penyempitan jalur akibat pasar tumpah mulai dari kawasan Cipanas, Warungkondang, Ciranjang dan wilayah Kota Cianjur, namun jalur utama dinyatakan layak untuk dilalui setelah papan peringatan dan ditambah rambu lalu lintas.

"Tidak ada hambatan yang ditemukan hanya di sejumlah titik pengendara diminta meningkatkan kehati-hatian dan waspada karena terdapat jalan rusak di sejumlah titik mulai dari utara hingga timur, sehingga laju kendaraan diperlambat," katanya.

Pihaknya merekomendasikan perbaikan jalan yang rusak atau berlubang segera diperbaiki sebelum musim mudik dan balik lebaran 2026 agar dapat dilalui dengan aman dan nyaman, sedangkan di sejumlah titik lainnya diajukan penambahan rambu dan lampu penerangan jalan.

Pihaknya mencatat jalan rusak atau berlubang terdapat di sejumlah titik mulai dari kawasan Puncak-Cianjur, Jalan Raya Bandung-Cianjur, Jalan Raya Cianjur-Sukabumi dan sejumlah titik di jalur lingkar selatan Cianjur.

"Untuk jalan rusak kami berkoordinasi dengan dinas terkait di Pemkab Cianjur, Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Pusat agar segera diperbaiki, serta dengan Dishub Cianjur, Jabar dan Pusat juga untuk penambahan lampu penerangan jalan dan rambu," katanya.

Pihaknya juga mencatat di sepanjang jalur utama Cianjur terdapat jalur rawan kecelakaan dan bencana alam terutama pohon tumbang yang harus diwaspadai pengguna jalan saat melintas terlebih saat hujan turun deras disertai angin kencang.

"Secara keseluruhan layak dilalui namun pengendara diminta waspada terutama saat hujan turun deras, kami akan melakukan survei kembali bersama dinas dan instansi di pemerintah sepekan menjelang lebaran," katanya.