Laporan Wartawan Serambi Indonesia Maulidi Alfata | Aceh Timur
SERAMBINEWS.COM, IDI - Kabut duka menyelimuti Dusun Buket Panjang, Desa Panton Rayeuk T, Kecamatan Banda Alam.
Seorang pria berinisial SG (54), ditemukan tak bernyawa di sebuah perkebunan kelapa sawit pada Sabtu pagi (21/2/2026).
Kejadian tragis ini diduga kuat dipicu depresi berat pasca-putusan perceraian yang baru dijalaninya sehari sebelumnya.
Mayat SG pertama kali ditemukan oleh warga sekitar pukul 07.00 WIB di area perkebunan sawit yang hanya berjarak 150 meter dari pemukiman.
Penemuan ini sontak menghebohkan masyarakat setempat yang mengenal korban sebagai seorang wiraswasta di desa tersebut.
Merespons laporan warga, Kapolsek Banda Alam, Ipda Asdy Suhendra, bersama Tim Inafis Sat Reskrim Polres Aceh Timur langsung mengamankan lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Baca juga: VIDEO Pembangunan Huntap Polri di Aceh Tamiang Capai 45 Persen
Berdasarkan hasil identifikasi awal dan pemeriksaan fisik, pihak kepolisian menegaskan tidak ada unsur kekerasan pada tubuh korban.
"Tim Identifikasi telah melakukan pengecekan mendalam. Dari hasil olah TKP, tidak ditemukan indikasi adanya tindak kekerasan pada tubuh korban," ungkap Kapolsek.
Penyebab tindakan nekat ini diduga kuat berkaitan dengan masalah rumah tangga.
Informasi yang dihimpun dari pihak keluarga menunjukkan bahwa korban mengalami tekanan psikologis hebat setelah resmi bercerai pada Jumat (20/2/2026), tepat sehari sebelum ia ditemukan meninggal dunia.
"Keluarga menyebut almarhum tampak sangat frustrasi dan terpukul atas perpisahan tersebut," jelas Kapolsek.
Keluarga menyatakan telah ikhlas dan menerima kejadian ini sebagai musibah murni. Mereka menolak proses otopsi lebih lanjut.
Baca juga: VIDEO Korban Banjir Alue Kuta Jangka Bireuen Tempati Hunian Darurat
Saat ini, jenazah telah disemayamkan di rumah duka untuk proses pemakaman. Pihak kepolisian memastikan situasi di Desa Panton Rayeuk T telah kembali kondusif. (*)