Respons Cepat Kementerian PU, Jembatan Armco Gampong Salah Sirong Segera Dibangun
IKL February 22, 2026 12:03 AM

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat menangani kerusakan jembatan darurat di Gampong Salah Sirong, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, yang terdampak banjir pada 17 Februari 2026. 

Menteri PU, Dody Hanggodo, memastikan material Jembatan Armco akan segera didatangkan dari Jakarta dan dibangun dalam waktu dekat.

“Kami akan segera menindaklanjuti. Dalam dua sampai tiga hari ke depan, material Jembatan Armco akan dimobilisasi ke lokasi dan segera dibangun,” ujar Menteri Dody.

Banjir dipicu hujan deras yang menyebabkan Krueng Peusangan meluap setinggi 3–4 meter. 

Baca juga: Lantai Patah Diganti, Jembatan Kutablang Dibuka Lagi, BPJN: Tonase Dibatasi

Akibatnya, dua pondasi pilar jembatan darurat tersapu arus sehingga akses penghubung warga kembali terputus.

Sebagai langkah penanganan, Kementerian PU melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh, Ditjen Bina Marga, telah memasang garis pengaman di lokasi, menurunkan alat berat, dan menyiapkan pembangunan jembatan darurat pengganti menggunakan konstruksi Armco sebanyak 10 unit dengan total bentang sekitar 80 meter. 

Konstruksi baja bergelombang ini dipilih karena lebih kokoh, modular, dan dapat dipasang dalam waktu relatif singkat.

Sebelumnya, jembatan di lokasi yang sama juga terdampak banjir bandang pada 27 November 2025. 

Menteri Dody telah meninjau langsung kondisi jembatan pada 21 Januari 2026 dan menginstruksikan pembangunan jembatan darurat guna menjaga konektivitas warga.

Menindaklanjuti arahan tersebut, BPJN Aceh membangun jembatan darurat sepanjang 180 meter menggunakan konstruksi box container berisi material sirtu dan batu boulder sebagai pondasi, serta struktur kayu batang kelapa sepanjang 6 meter. 

Jembatan itu sempat dimanfaatkan masyarakat untuk menghubungkan Gampong Salah Sirong Jaya, Kecamatan Jeumpa, dengan Gampong Krueng Simpo, Kecamatan Juli, tepatnya di Dusun Bivak.

Namun, intensitas hujan ekstrem pada 17 Februari 2026 kembali meningkatkan debit Krueng Peusangan dan menggerus dua pondasi pilar jembatan darurat tersebut.

Selain penanganan darurat, Kementerian PU juga tengah menyiapkan desain jembatan rangka permanen sebagai solusi jangka panjang. 

Perencanaan dilakukan dengan mempertimbangkan elevasi muka air banjir dan karakteristik hidrologi Krueng Peusangan agar lebih adaptif terhadap potensi banjir ekstrem di masa mendatang.

Menteri Dody turut menyampaikan salam dari Presiden Prabowo Subianto kepada masyarakat Bireuen dan warga Salah Sirong.

“Insya Allah, pada kesempatan lain saya akan kembali ke sana. Yang jelas, negara selalu hadir dan siap berusaha semaksimal mungkin untuk mengurangi beban masyarakat,” ujarnya.

Kementerian PU menegaskan komitmennya menjaga konektivitas sebagai urat nadi pertumbuhan ekonomi dan mobilitas masyarakat, terutama di wilayah rawan bencana, agar tidak ada daerah yang terisolir.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.