Prakiraan Cuaca Minggu 22 Februari 2026: Makassar dan Sekitarnya Berpotensi Hujan Sejak Pagi
Ansar February 22, 2026 02:19 AM

TRIBUN-TIMUR.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika melalui BMKG Wilayah IV Makassar merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Sulawesi Selatan yang berlaku Minggu, 22 Februari 2026.

Warga diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama di kawasan pesisir timur dan selatan Sulsel yang berpotensi mengalami angin kencang.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini bagi masyarakat yang beraktivitas di wilayah pantai dan perairan.

“Waspada potensi angin kencang di wilayah pesisir timur dan selatan Provinsi Sulawesi Selatan,” tulis BMKG dalam keterangan resminya, Sabtu (21/2/2026).

Berikut pemetaan wilayah rawan hujan sepanjang hari:

Pagi Hari: Hujan Ringan di Sekitar Makassar dan Sekitarnya

Cuaca pagi umumnya berawan. Namun hujan ringan berpotensi turun di wilayah:

-Kota Makassar

-Maros

-Gowa

-Pangkep

-Takalar

-Jeneponto

Wilayah lainnya di Sulsel diperkirakan masih berawan.

Siang–Sore: Hujan Meluas, Dua Daerah Berpotensi Hujan Sedang

Memasuki siang hingga sore, hujan ringan diprediksi mengguyur sebagian besar kabupaten/kota di Sulsel.

Namun ada dua daerah yang perlu perhatian khusus karena berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang:

-Bulukumba

-Toraja Utara

Sementara itu, sejumlah wilayah diprakirakan tetap berawan tanpa hujan, antara lain:

-Parepare

-Pinrang

-Sidrap

-Palopo
 
Malam Hari: Luwu Berpotensi Hujan Sedang

Pada malam hari, cuaca didominasi berawan.

Hujan ringan diperkirakan turun di:

-Tana Toraja

-Sinjai

Sedangkan hujan dengan intensitas sedang berpotensi terjadi di:

-Kabupaten Luwu
 
Dini Hari: Pesisir Masih Diguyur Hujan

Memasuki dini hari, hujan ringan diprediksi masih terjadi di wilayah pesisir, meliputi:

-Kepulauan Selayar

-Pangkep

-Takalar
 
Kondisi Umum Cuaca Sulsel

-Suhu udara: 19–34 derajat Celsius

-Kelembapan: 67–100 persen

-Kecepatan angin: 8–37 km/jam

Arah angin: Barat hingga Utara

BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap perubahan cuaca dapat terjadi secara tiba-tiba, terutama bagi nelayan dan warga yang beraktivitas di kawasan pesisir. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.