TRIBUN-TIMUR.COM - Memasuki hari ke-4 Ramadan 1447 Hijriah, Minggu (22/2/2026), umat Islam di Kota Makassar perlu memperhatikan jadwal imsak dan waktu salat agar ibadah puasa berjalan lancar dan tepat waktu.
Mengetahui waktu imsak penting agar sahur tidak terlewat.
Sementara jadwal salat menjadi panduan utama dalam menjalankan ibadah wajib sepanjang hari.
Imsak merupakan istilah yang digunakan untuk membantu mengingat bahwa seseorang masih bisa makan minum beberapa menit lagi sebelum waktu subuh mulai.
Adapun ketentuan yang menyatakan bahwa umat muslim masih diizinkan untuk makan atau minum sahur saat imsak yaitu ada di beberapa dalil.
Salah satu dalil yang membahas mengenai hal tersebut yaitu:
“Jika salah satu dari kamu mendengar adzan, sedangkan ia masih memegang piring (makanan) maka janganlah ia meletakkannya hingga ia menyelesaikan makannya,” HR. Imam Ahmad, Abu Dawud, Hakim dan telah dishahihkan oleh Adz Dzahabi.
Baca juga: Bolehkah Sahur Setelah Imsak?
Selain itu, Imam Al-Mawardi juga menurutkan di dalam kitab Iqna’-nya, yaitu:
وزمان الصّيام من طُلُوع الْفجْر الثَّانِي إِلَى غرُوب الشَّمْس لَكِن عَلَيْهِ تَقْدِيم الامساك يَسِيرا قبل طُلُوع الْفجْر وَتَأْخِير (الْفطر) يَسِيرا بعد غرُوب الشَّمْس ليصير مُسْتَوْفيا لامساكمَا بَينهمَا
“Waktu berpuasa adalah dari terbitnya fajar kedua sampai tenggelamnya matahari. Akan tetapi (akan lebih baik bila) orang yang berpuasa melakukan imsak (menghentikan makan dan minum) sedikit lebih awal sebelum terbitnya fajar dan menunda berbuka sejenak setelah tenggelamnya matahari agar ia menyempurnakan imsak (menahan diri dari yang membatalkan puasa) di antara keduanya.” (lihat Ali bin Muhammad Al-Mawardi, Al-Iqnaa’
Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Ditjen Bimas Islam) telah merilis jadwal imsakiyah Ramadhan 2026.
Jadwal imsakiyah 2026 Kota Makassar meliputi jadwal imsak serta sholat lima waktu.
Berikut ini jadwal imsak dan waktu sholat Makassar hari ini, Minggu, 22 Februari 2026, dikutip Tribun-Timur.com dari laman kemenag.go.id:
4 Ramadhan 1447 H/22 Februari 2026
Imsak: 04.43
Duha: 06.33
Subuh: 04.53
Zuhur: 12.19
Asar: 15.29
Magrib: 18.26
Isya: 19.36
Niat Sahur Puasa
Agar puasa menjadi sah, seseorang harus membaca niat sahur puasa dengan benar.
Berikut adalah lafal niat yang dianjurkan:
"Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhi syahri Ramadhana hadzihis sanati lillahi ta’ala."
Artinya: "Aku berniat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban bulan Ramadhan tahun ini karena Allah Ta’ala."
Membaca niat sahur puasa memiliki banyak keutamaan, seperti dikutip Tribun-Timur.com dari laman Baznas.go.id:
1. Mendapatkan Pahala dari Allah SWT
Setiap amalan yang diawali dengan niat yang benar akan mendapatkan pahala dari Allah SWT.
2. Mendapatkan Keberkahan Sahur
Rasulullah SAW bersabda bahwa sahur adalah keberkahan, dan membaca niat sahur puasa adalah bagian dari sunnah yang dianjurkan.
3. Menjaga Konsistensi dalam Ibadah
Dengan selalu membaca niat sahur puasa, seorang Muslim akan lebih terjaga dalam menjalankan ibadah puasanya dengan konsisten.
4. Menjadi Pembeda dengan Puasa Orang Non-Muslim
Dalam Islam, niat sahur puasa adalah salah satu faktor yang membedakan puasa seorang Muslim dengan kebiasaan menahan lapar biasa.
5. Meningkatkan Kualitas Ibadah Puasa
Niat yang benar akan menjadikan puasa lebih bermakna dan lebih khusyuk.
(Tribun-Timur.com/Hasriyani Latif)