TRIBUNNEWS.COM - Saat ini, sejumlah guru tengah mengikuti program PPG bagi Guru Tertentu tahap 1 tahun 2026.
PPG atau Pendidikan Profesi Guru digelar Kementerian Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk meningkatkan kompetensi dan memberikan sertifikat pendidik bagi guru yang sudah mengajar di sekolah formal, tapi belum memiliki sertifikat pendidik.
Sesuai jadwal yang telah ditetapkan, saat ini tengah berlangsung Pembelajaran Mandiri di Platform Ruang GTK.
Ada tiga modul yang dipelajari peserta PPG bagi Guru Tertentu tahap 1 tahun 2026 selama Pembelajaran Mandiri, di antaranya modul Pembelajaran Sosial Emosional (PSE).
Di dalam modul PSE, terdapat 4 topik di mana topik 1 mengenai Pentingnya Collaborative for Academic, Social, and Emotional Learning (CASEL).
Pada topik 1, ada materi ke-empat yaitu Penerapan Pembelajaran Sosial Emosional dalam Pembelajaran yang wajib dipelajari secara mandiri oleh bapak/ibu guru.
Setelah semua dipelajari, giliran bapak/ibu guru mengerjakan latihan pemahaman dan cerita reflektif yang memuat sejumlah soal.
Salah satu soal yang muncul adalah Butet adalah guru BK baru, ia berusaha membuat situasi di kelas menjadi menyenangkan. Ia berusaha menjalin komunikasi dengan siswa di kelas. Perilaku Butet adalah penerapan dimensi CASEL ...
Bagi bapak/ibu guru yang kesulitan mengerjakan soal-soal tersebut, dapat menggunakan kunci jawaban di bawah ini sebagai referensi.
Inilah kunci jawaban latihan pemahaman dan cerita reflektif pada modul Pembelajaran Sosial Emosional topik 1 materi Penerapan PSE dalam Pembelajaran pada PPG 2026:
Baca juga: Kunci Jawaban Latihan Pemahaman-Cerita Reflektif Modul PSE Topik 1: Kompetensi Sosial Emosional
1. Butet adalah guru BK baru, ia berusaha membuat situasi di kelas menjadi menyenangkan. Ia berusaha menjalin komunikasi dengan siswa di kelas. Perilaku Butet adalah penerapan dimensi CASEL ...
Kunci Jawaban: Keterampilan sosial
Menurut Anda, mengapa penting mempertimbangkan kondisi peserta didik dalam menerapkan pembelajaran sosial emosional?
Kunci Jawaban:
Pentingnya mempertimbangkan kondisi peserta didik dalam menerapkan pembelajaran sosial emosional agar mampu menyusun teknik-teknik untuk menerapkan pembelajaran kompetensi sosial emosional secara tepat sesuai dengan kebutuhan peserta didik
Kunci Jawaban Alternatif:
Menurut saya, penting mempertimbangkan kondisi peserta didik karena setiap siswa memiliki karakter, latar belakang keluarga, serta pengalaman emosional yang berbeda.
Jika guru tidak memahami kondisi tersebut, penerapan pembelajaran sosial emosional bisa kurang tepat sasaran.
Dengan menyesuaikan strategi terhadap kebutuhan dan kesiapan siswa, proses pembelajaran menjadi lebih efektif, inklusif, dan mampu membangun rasa aman di kelas.
Kunci Jawaban Alternatif:
Sebagai guru SD, saya melihat anak-anak masih dalam tahap belajar mengenali dan mengelola emosi.
Karena itu, kondisi mereka baik suasana hati, tingkat kedewasaan, maupun lingkungan rumah sangat memengaruhi respons mereka di kelas.
Dengan memahami kondisi tersebut, saya dapat menggunakan bahasa yang sederhana, pendekatan yang lembut, serta aktivitas yang sesuai usia sehingga pembelajaran sosial emosional lebih mudah dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
(Tribunnews.com/Sri Juliati)