TRIBUNBANTEN.COM - Berikut jadwal imsakiyah yang mencakup waktu sahur atau imsak dan waktu buka puasa di wilayah Kota Cilegon, Provinsi Banten hari ini, Minggu (22/2/2026).
Imsak adalah batas waktu berhenti makan dan minum sebelum dimulainya waktu Subuh, sedangkan berbuka terjadi saat matahari telah terbenam dan azan Maghrib berkumandang.
Saat ini, umat muslim di Indonesia khususnya di Kota Cilegon, Banten memasuki puasa hari kedua pada Minggu, 22 Februari 2026.
Hal ini berdasarkan hasil sidang isbat penetapan 1 Ramadan 1447 H yang digelar pada Selasa, 17 Februari 2026 lalu.
Memasuki bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026, umat muslim di Kota Cilegon menjalankan ibadah puasa dengan penuh kekhusyukan.
Untuk memastikan puasa sah secara syariat, alangkah baiknya mengetahui jadwal imsakiyah yang tepat sangat penting bagi umat muslim yang menjalankan ibadah puasa hari ini.
Baca juga: Jadwal Imsak dan Buka Puasa Ramadhan Hari Ini, Minggu 22 Februari 2026 Kota Tangerang dan Tangsel
Bagi masyarakat di wilayah Kota Cilegon, berikut ini adalah jadwal imsakiyah dan buka puasa lengkap pada hari ini Jumat, 20 Februari 2026.
Imsak: 04:35
Subuh: 04:45
Zhuhr: 12:13
'Ashr: 15:21
Maghrib: 18:20
'Isya': 19:30
Untuk jadwal imsakiyah Ramadhan 2026, cek selengkapnya di sini.
Baca juga: Jadwal Imsak dan Buka Puasa Ramadhan Hari Ini, Minggu 22 Februari 2026 Kota Serang Banten
Bacaan niat puasa Ramadhan esok hari adalah sebagai berikut:
"Nawaitu shauma ghodin 'an ada'i fardhi syahri ramadhana hadzihis sanati lillahi ta'ala."
Artinya:
"Aku berniat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadhan tahun ini karena Allah Ta'ala."
Berikut doa buka puasa Ramadhan dari Hadits Abu Dawud:
"Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa'ala rizqika afthartu. Birrahmatika yaa arhamar roohimin"
Artinya: "Ya Allah, karena-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku bertawakal, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka"
1. Menjaga Kebersihan Mulut dan Gigi
Sikat gigi dan gunakan benang gigi setelah sahur dan sebelum tidur.
Selain itu, gunakan obat kumur yang bebas alkohol untuk membantu membunuh bakteri penyebab bau mulut.
2. Minum Air yang Cukup saat Sahur
Pastikan untuk mengonsumsi air putih dalam jumlah cukup saat sahur dan berbuka agar tubuh tetap terhidrasi.
Air membantu meningkatkan produksi air liur yang dapat mencegah bau mulut.
3. Konsumsi Buah-buahan saat Sahur
Hindari makanan yang berbau menyengat seperti bawang putih dan bawang merah saat sahur.
Sebagai gantinya, konsumsi buah-buahan yang mengandung banyak air seperti apel dan jeruk untuk membantu membersihkan mulut secara alami.
4. Hindari Konsumsi Makanan Manis saat Sahur
Makanan manis dan olahan yang mengandung banyak gula dapat memicu pertumbuhan bakteri penyebab bau mulut.
Selain itu, kurangi konsumsi kopi dan teh yang dapat menyebabkan mulut menjadi kering.
5. Gunakan Siwak
Menggunakan miswak atau siwak dapat menjadi alternatif untuk membersihkan gigi dan menyegarkan napas tanpa harus menggunakan pasta gigi yang mengandung bahan kimia.
6. Mengunyah Permen Karet Tanpa Gula setelah Berbuka
Setelah berbuka, mengunyah permen karet tanpa gula dapat merangsang produksi air liur yang membantu membersihkan bakteri di mulut.
Dengan menerapkan langkah-langkah di atas, kita dapat mencegah bau mulut saat berpuasa dan tetap percaya diri saat berinteraksi dengan orang lain.
Menjaga kebersihan dan kesehatan mulut juga merupakan bagian dari menjaga kebersihan diri dalam Islam.
Menjalani olahraga saat puasa di bulan Ramadhan 2026 tetap memungkinkan asalkan dilakukan dengan cara yang tepat.
Aktivitas fisik justru bermanfaat untuk menjaga kebugaran tubuh, meningkatkan metabolisme, dan membantu menjaga suasana hati selama berpuasa.
Namun, tanpa pengaturan yang baik, olahraga saat puasa berisiko menimbulkan dehidrasi dan kelelahan.
Agar tetap sehat dan nyaman, berikut lima tips olahraga aman saat puasa Ramadhan 2026 yang bisa diterapkan.
1. Pilih Waktu Olahraga yang Tepat
Menentukan waktu olahraga sangat penting saat berpuasa.
Waktu yang paling disarankan adalah menjelang berbuka puasa, sehingga tubuh dapat segera mendapatkan asupan cairan dan nutrisi setelah berolahraga.
Selain itu, setelah berbuka puasa atau setelah salat tarawih, ketika tubuh sudah terhidrasi dan memiliki energi.
Menghindari olahraga berat di siang hari dapat mencegah risiko dehidrasi dan penurunan stamina.
2. Sesuaikan Jenis dan Intensitas Olahraga
Saat berpuasa, pilih olahraga dengan intensitas ringan hingga sedang, seperti jalan santai, yoga, stretching, bersepeda ringan, atau latihan kekuatan dengan beban ringan.
Olahraga berat dan berintensitas tinggi sebaiknya dibatasi karena dapat menguras energi berlebih.
Penyesuaian intensitas membantu tubuh tetap aktif tanpa memicu kelelahan berlebihan.
3. Perhatikan Asupan Nutrisi dan Cairan
Asupan nutrisi yang seimbang saat sahur dan berbuka sangat berpengaruh terhadap performa olahraga.
Pastikan tubuh mendapatkan karbohidrat kompleks sebagai sumber energi, protein untuk pemulihan otot, dan air putih yang cukup untuk mencegah dehidrasi.
Hindari makanan terlalu manis atau berlemak sebelum olahraga karena dapat membuat tubuh cepat lemas.
4. Dengarkan Sinyal Tubuh
Setiap orang memiliki daya tahan tubuh yang berbeda.
Jika merasa pusing, lemas, atau mual saat berolahraga, sebaiknya segera berhenti dan beristirahat.
Mendengarkan sinyal tubuh merupakan kunci agar olahraga tetap aman selama puasa.
Memaksakan diri justru dapat berdampak buruk bagi kesehatan dan mengganggu ibadah puasa.
5. Jaga Durasi Olahraga Tetap Ideal
Durasi olahraga saat puasa sebaiknya lebih singkat dibanding hari biasa, yaitu sekitar 20–40 menit.
Durasi ini cukup untuk menjaga kebugaran tanpa membuat tubuh kelelahan.
Latihan singkat namun rutin lebih efektif dan aman dibandingkan olahraga lama dengan intensitas tinggi.