Grid.ID -Inilah tujuh tips puasa untuk ibu hamil. Wajib ikuti saran ini agar tubuh tetap bugar saat Ramadan 2026.
Bagi ibu hamil yang tetap ingin menjalankan puasa Ramadan, penting untuk memastikan kebutuhan gizi harian terpenuhi agar kondisi ibu dan janin tetap terjaga. Sebelum memutuskan berpuasa, sebaiknya berkonsultasi lebih dulu dengan dokter.
Jika puasa justru berdampak buruk bagi kesehatan ibu maupun kandungan, maka ibu hamil diperbolehkan tidak berpuasa dan dapat menggantinya di luar bulan Ramadan. Lalu, apa saja yang perlu diperhatikan?
Berikut tujuh tips puasa untuk ibu hamil:
1. Cukupi kebutuhan cairan
Ibu hamil perlu memenuhi asupan air putih minimal dua liter per hari untuk mencegah dehidrasi. Kebutuhan ini bisa dibagi menjadi 8–10 gelas, diminum saat berbuka, sebelum tidur, dan ketika sahur agar keseimbangan cairan tubuh tetap terjaga.
2. Batasi makanan terlalu manis, asam, dan pedas
Hindari konsumsi makanan dengan rasa berlebihan karena dapat memicu naiknya asam lambung atau lonjakan gula darah. Kondisi tersebut bisa menyebabkan gangguan pencernaan seperti nyeri perut, mual, hingga rasa tidak nyaman.
3. Konsumsi susu secara rutin
Selama Ramadan, ibu hamil dianjurkan tetap minum susu, khususnya susu yang diformulasikan untuk ibu hamil. Kandungan nutrisinya membantu memenuhi kebutuhan gizi ibu dan mendukung tumbuh kembang janin. Waktu konsumsi bisa disesuaikan, misalnya saat berbuka, sebelum tidur, atau ketika sahur.
4. Hindari kafein sebelum berpuasa
Minuman berkafein seperti kopi dan teh sebaiknya dihindari, terutama menjelang puasa. Kafein dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil sehingga berisiko menyebabkan kekurangan cairan. Sebagai alternatif, perbanyak minum air putih atau minuman sehat lainnya.
5. Tidak langsung minum dingin saat berbuka
Saat berbuka, sebaiknya pilih air putih atau minuman hangat terlebih dahulu. Minuman dingin dapat memicu asam lambung naik. Teh hangat manis atau jus buah tanpa es bisa menjadi pilihan yang lebih aman dan nyaman bagi pencernaan.
6. Tetap konsumsi suplemen dan vitamin
Ibu hamil dianjurkan terus mengonsumsi suplemen penambah darah dan vitamin sesuai anjuran dokter. Asupan ini penting untuk menjaga kondisi ibu tetap prima sekaligus mendukung perkembangan janin selama menjalani puasa.
7. Pastikan waktu istirahat cukup
Istirahat yang memadai sangat diperlukan agar energi tetap terjaga sepanjang hari. Hindari aktivitas berat yang dapat memicu kelelahan, dan utamakan waktu tidur yang cukup agar kesehatan tetap stabil selama Ramadan.