TRIBUNNEWS.COM - Kementerian Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) kembali menggelar program PPG bagi Guru Tertentu tahap 1 tahun 2026.
PPG atau Pendidikan Profesi Guru digelar untuk meningkatkan kompetensi dan memberikan sertifikat pendidik bagi guru yang sudah mengajar di sekolah formal, tapi belum memiliki sertifikat pendidik.
Sesuai jadwal yang telah ditetapkan, saat ini tengah berlangsung Pembelajaran Mandiri di Platform Ruang GTK hingga 11 Maret 2026.
Selama Pembelajaran Mandiri, peserta PPG bagi Guru Tertentu tahap 1 tahun 2026 mempelajari tiga modul, di antaranya modul Pembelajaran Sosial Emosional (PSE).
Di dalam modul PSE, terdapat 4 topik di mana topik 1 mengenai Pentingnya Collaborative for Academic, Social, and Emotional Learning (CASEL).
Pada topik 1, ada materi ke-5 yaitu Kajian Reflektif yang wajib dipelajari secara mandiri oleh bapak/ibu guru.
Setelah semua dipelajari, giliran bapak/ibu guru mengerjakan latihan pemahaman dan cerita reflektif yang memuat sejumlah soal.
Soal yang muncul di antaranya Sebagai seorang guru, Adi berusaha mengatur emosi di kelas, walaupun ia merasa kesal dengan kelakuan siswanya. la berusaha berbicara dengan tenang. Dalam hal ini dimensi CASEL yang diterapkan adalah...
Bagi bapak/ibu guru yang kesulitan mengerjakan soal-soal tersebut, dapat menggunakan kunci jawaban di bawah ini sebagai referensi.
Inilah kunci jawaban latihan pemahaman dan cerita reflektif pada modul Pembelajaran Sosial Emosional topik 1 materi Kajian Reflektif pada PPG 2026:
Baca juga: Kunci Jawaban Latihan Pemahaman-Cerita Reflektif Modul PSE Topik 1: Pembelajaran Sosial Emosional
1. Sebagai seorang guru, Adi berusaha mengatur emosi di kelas, walaupun ia merasa kesal dengan kelakuan siswanya. la berusaha berbicara dengan tenang. Dalam hal ini dimensi CASEL yang diterapkan adalah...
Kunci Jawaban: Manajemen diri
Bagaimana Anda memandang pentingnya penyusunan rancangan pembelajaran berbasis pembelajaran sosial emosional?
Kunci Jawaban:
Pentingnya penyusunan rancangan pembelajaran berbasis pembelajaran sosial emosional adalah untuk melatihan anak terbiasa mengelola emosinya.
Kunci Jawaban Alternatif:
Saya memandang penyusunan rancangan pembelajaran berbasis sosial emosional sangat penting karena membantu guru merencanakan proses belajar yang tidak hanya fokus pada capaian akademik, tetapi juga pada perkembangan karakter dan keterampilan sosial siswa.
Dengan perencanaan yang matang, nilai-nilai seperti empati, tanggung jawab, dan pengendalian diri dapat terintegrasi secara sistematis dalam kegiatan belajar. Hal ini membuat pembelajaran lebih bermakna dan berkelanjutan.
Kunci Jawaban Alternatif:
Sebagai guru SD, saya melihat rancangan pembelajaran berbasis sosial emosional penting agar setiap kegiatan di kelas memiliki tujuan yang jelas dalam membentuk sikap dan perilaku anak.
Anak usia SD membutuhkan arahan yang terstruktur dan konsisten.
Dengan perencanaan yang baik, saya dapat menyiapkan aktivitas yang sederhana, menyenangkan, dan sesuai usia, sehingga perkembangan emosi dan sosial anak dapat tumbuh seiring dengan kemampuan akademiknya.
(Tribunnews.com/Sri Juliati)