TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Fenomena balap liar remaja kembali menjadi perhatian masyarakat di wilayah Provinsi Jambi, terutama di kawasan Sengeti.
Ruas jalan di area perkantoran dan sepanjang jalan raya sering dijadikan arena kebut-kebutan kendaraan, khususnya menjelang waktu sahur selama Bulan Suci Ramadan.
Dalam video yang viral di media sosial, anak muda bersepeda motor kebut-kebutan, sementara di sepanjang jalan ada ratusan orang menonton.
Dalam sebuah video, ada pebalap liar yang motornya kebablasan hingga menyenggol penonton.
Aksi berbahaya ini dinilai mengancam keselamatan pelaku maupun pengguna jalan lain.
Menurut warga, praktik balap liar bukan hal baru dan hampir selalu muncul setiap Ramadan.
Sejumlah remaja memanfaatkan kondisi jalan yang relatif lengang pada malam hingga dini hari untuk memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi tanpa memperhatikan aturan lalu lintas.
Pada Januari 2026, jajaran Polsek Tanah Sepenggal membubarkan balapan liar di perbatasan Dusun Sungai Gambir dan Pasar Rantau Embacang, Kabupaten Bungo.
Petugas menyebut aksi tersebut meresahkan warga dan berpotensi menimbulkan kecelakaan fatal.
Fenomena balap liar juga ada di kabupaten lain Provinsi Jambi.
Sebelumnya, Polres Bungo juga mengamankan 29 remaja yang terlibat geng motor dan balap liar.
Polisi menemukan adanya praktik tekanan dalam perekrutan anggota serta penggunaan senjata tajam yang membahayakan.
Di wilayah Kota Bangko, Kabupaten Merangin, aksi balap liar di Jalur 3 pada 2025 bahkan berujung kecelakaan serius hingga membuat seorang pemuda kritis.
Insiden tersebut sempat viral di media sosial dan memicu kekhawatiran masyarakat.
Pihak Polda Jambi melalui Direktorat Lalu Lintas Polda Jambi menegaskan tidak akan memberi toleransi terhadap praktik balap liar.
Patroli rutin dan operasi penertiban terus ditingkatkan untuk menekan aksi serupa, terutama selama Ramadan.
Masyarakat berharap pengawasan aparat dan peran orang tua dapat mencegah remaja terlibat dalam kegiatan yang membahayakan tersebut. (Tribunjambi.com/Asto)
Baca juga: Remaja Bawa Sajam di Handil Viral, Warga Jambi Desak Aparat Turun Tangan
Baca juga: Andri Budi Sanjaya: 2 Orang Ditembak Mati Depan Aku