TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Perikanan mulai mematangkan rencana transformasi kawasan pesisir menjadi pusat ekonomi yang terintegrasi.
Kampung Kayu Batu di Distrik Jayapura Utara kini dipersiapkan menjadi lokasi utama Program Prioritas Nasional Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) tahun 2026.
Langkah ini diambil guna mengubah wajah desa pesisir menjadi kawasan modern yang produktif dari hulu ke hilir.
Selain peningkatan infrastruktur, program ini bertujuan memperkuat ketahanan ekonomi dan kesejahteraan nelayan lokal secara berkelanjutan.
Kepala Dinas Perikanan Kota Jayapura, Matheys Sibi, menjelaskan keberhasilan program strategis ini sangat bergantung pada ketersediaan lahan.
Selama ini, keterbatasan lahan menjadi kendala klasik dalam pembangunan fasilitas publik di Jayapura.
Baca juga: Cerita Menase Swabra, Pensiunan Guru yang Menjadi Penyelamat Nelayan di Ujung Yapen
"Tujuan KNMP adalah memperkuat ekonomi nelayan melalui peningkatan sarana perikanan, penataan lingkungan, serta pengembangan usaha berbasis hasil laut."
"Namun, kuncinya adalah ketersediaan lahan untuk fasilitas pendukung tersebut," ujar Matheys seusai pertemuan dengan masyarakat adat di Kampung Kayu Batu, Sabtu (21/2/2026).
Dukungan Masyarakat Adat
Hambatan lahan tampaknya mulai menemui titik terang.
Dalam pertemuan di kediaman Ondoafi, masyarakat adat Kampung Kayu Batu menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh pembangunan tersebut.
Ondoafi Kampung Kayu Batu, Ridolf Ray L Makanuay, menyatakan pada prinsipnya otoritas adat menyambut baik niat pemerintah.
Namun, ia menekankan bahwa keputusan kolektif masyarakat adalah yang utama.
"Saya sangat mendukung program ini, tetapi keputusan ada di tangan masyarakat. Jika masyarakat setuju, kita terima program ini dengan tangan terbuka," kata Ridolf.
Dukungan tersebut nantinya akan diperkuat melalui pernyataan resmi dari pemilik hak ulayat guna memastikan sinergi dalam proses perencanaan hingga pelaksanaan.
Senada dengan hal itu, tokoh intelektual setempat yang juga Plt Kepala Dinas Sosial, Kependudukan, dan Catatan Sipil Provinsi Papua, Djong H. Makanuay, menilai program ini sebagai peluang emas bagi kemandirian kampung.
Baca juga: Pemkab Biak Usulkan 25 Lokasi Baru Kampung Nelayan Merah Putih
Menurutnya, pembangunan KNMP harus dikawal agar dampak positifnya benar-benar dirasakan oleh generasi mendatang.
“Komitmen bersama ini menjadi fondasi penting dalam memastikan program kampung Nelayan Merah Putih benar-benar memberikan dampak posistif bagi Masyarakat,” ujarnya.
Kampung Kayu Batu diharapkan menjadi preseden atau contoh sukses sinergi antara kebijakan pemerintah pusat dan kearifan lokal masyarakat adat.
Program KNMP 2026 tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada penataan kawasan pesisir yang ramah lingkungan.
Dengan komitmen bersama ini, pondasi pembangunan ekonomi berbasis kelautan di Jayapura diharapkan semakin kokoh, membawa masyarakat pesisir keluar dari jerat kemiskinan menuju kemandirian ekonomi yang berkelanjutan. (*)