Bank Jambi Bertanggung Jawab Usai Tabungan Nasabah Hilang, Kecuali karena Ini
Tommy Kurniawan February 22, 2026 06:11 PM

TRIBUNJAMBI.COM – Pihak manajemen Bank 9 Jambi Cabang Sarolangun angkat bicara menyusul keluhan nasabah terkait saldo tabungan yang dilaporkan berkurang secara tiba-tiba dalam beberapa hari terakhir.

Direktur Cabang Sarolangun, M Ridwan, menegaskan bahwa institusi perbankan akan bertanggung jawab penuh apabila terbukti terjadi kehilangan dana nasabah akibat kesalahan dari sistem internal bank.

Kasus ini mencuat setelah sebelumnya sejumlah nasabah Bank Jambi di wilayah Sarolangun mengaku dana dalam rekening mereka menyusut drastis, bahkan dalam beberapa laporan disebutkan nilainya mencapai lebih dari separuh saldo awal.

Menanggapi situasi tersebut, Ridwan menyebutkan bahwa kantor pusat dalam waktu dekat akan mengeluarkan keterangan resmi guna menjawab keresahan yang berkembang di tengah masyarakat.

“Bentar lagi ado rilis dari kantor pusat, menjadi tanggung jawab bank,” katanya, Minggu (22/2).

Lebih lanjut ia memaparkan bahwa perlu ada pemisahan yang jelas terkait tanggung jawab bank dalam kasus kehilangan dana nasabah secara mendadak.

Baca juga: Akhirnya Bansos PKH dan Sembako Tahap 1 Cair, Cek Cara Mencairkannya Disini

Baca juga: Uang di Rekening Nasabah Hilang, Bank Jambi Umumkan Maintenance Internal

Menurutnya, jaminan penggantian kerugian hanya berlaku apabila kejadian tersebut diakibatkan oleh gangguan atau kesalahan dari pihak bank, bukan karena kelalaian nasabah sendiri.

Ia mencontohkan, tanggung jawab tidak dapat dibebankan kepada bank apabila nasabah terjebak dalam praktik penipuan digital seperti mengklik tautan mencurigakan.

“Beda jika hilang duit nasabah karena kelalaian sendiri. Seperti contoh foto di atas, nasabah mengklik tautan,” ungkapnya.

Di sisi lain, pihak kantor pusat Bank Jambi melalui Humas Gaviria juga telah memberikan pernyataan awal terkait gangguan layanan mobile banking yang terjadi.

Ia menyampaikan bahwa penjelasan menyeluruh mengenai persoalan tersebut akan dituangkan dalam siaran pers resmi yang segera dirilis.

“Ditunggu aja ya pak rilis resminya,” katanya singkat saat dihubungi Tribunjambi.com melalui pesan WhatsApp, Minggu (22/2/2026).

Sebelumnya, puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, mendatangi kantor Bank Jambi setempat untuk meminta kejelasan terkait saldo rekening mereka yang dilaporkan berkurang secara misterius.

Nilai kerugian yang dialami nasabah pun beragam, berkisar antara Rp20 juta hingga Rp24 juta pada masing-masing rekening.

Dalam waktu yang bersamaan, layanan perbankan seperti ATM, CRM, hingga mobile banking dilaporkan tidak dapat diakses akibat proses pemeliharaan sistem yang tengah berlangsung.

Manajemen bank menyatakan bahwa langkah maintenance tersebut diambil sebagai bagian dari upaya peningkatan keamanan transaksi nasabah.

Pihak bank juga berjanji akan mengembalikan dana nasabah apabila nantinya terbukti terjadi kesalahan pada sistem internal.

Selain itu, sejumlah nasabah turut mengeluhkan ketidakmampuan mereka untuk masuk ke aplikasi mobile banking selama gangguan berlangsung.

Adapun pengumuman resmi yang disampaikan oleh pihak Bank Jambi melalui akun Instagram @bankjambi adalah sebagai berikut:

“Nasabah Bank Jambi yang terhormat,

Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan dan keamanan transaksi, Bank Jambi saat ini sedang melakukan pemeliharaan sistem (Maintenance Internal), yang berakibat tidak dapat diaksesnya layanan Mobile Banking, ATM dan CRM Bank Jambi.

Terima kasih atas perhatian dan kesetiaan Anda menggunakan layanan Bank Jambi,”.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.